Penjabat Sekda Kota Probolinggo Resmi Dilantik

Suasana Wali Kota Habib Hadi saat melantik Penjabat (Pj) Sekda Kota Probolinggo dan dua pejabat adminsitrator di lingkunagn Dispenduk Capil. (Foto: Rizal/Humas dan Protokol Setda Kota Probolinggo)
image_pdfimage_print

KANIGARAN – Setelah sempat kosong beberapa hari, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Probolinggo Achmad Sudiyanto akhirnya dilantik sebagai Penjabat (Pj) Sekda menggantikan Sekda Bambang Agus Suwingyo yang sudah mengajukan pensiun per 1 Agustus lalu.

Pelantikan sesuai SK nomor 821.2/366/425.203/2019 tertanggal 7 Agustus 2019 dilakukan Wali Kota Probolinggo Hadi Zainal Abidin dilaksanakan di Sabha Bina Pradja, Kamis (8/8) pagi.

Dalam sambutannya, wali kota menyatakan jabatan sekretaris daerah mempunya peran yang strategis karena berkewajiban membantu kepala daerah dalam menyusun kebijakan serta membina hubungan kerja dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), lembaga teknis dan unit pelaksana lainnya.

Dengan fungsi yang sangat penting itulah, sekda sesungguhnya menjadi motor penggerak organisasi pemerintahan daerah. teknis. “Pelantikan penjabat sekda ini dilaksanakan karena terjadi kekosongan jabatan sekda definitif, dimana dr Bambang Agus Suwignyo telah mengajukan masa persiapan pensiun (MPP),” kata Habib Hadi.

Penunjukkan Pj sekda dilakukan wali kota dengan persetujuan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa. Pj Sekda Achmad Sudiyanto bertugas melaksanakan seluruh tugas-tugas sebagai sekda sesuai aturan perundang-undangan sampai ada penetapan sekda secara definitif.

Sesuai Perpres nomor 3 tahun 2018, Pj sekda memiliki tugas untuk mengawal seleksi terbuka pengisian jabatan sekda definitif Pemerintah Kota Probolinggo serta melakukan penataan SDM yang ada. yang berlaku.

“Citra Pemerintah Kota Probolinggo akan sangat ditentukan oleh sekda dalam melaksanakan tugasnya. Untuk itu, saya meminta agar Pak Achmad Sudiyanto selaku penjabat sekda dapat menghayati peran dan fungsi tersebut. Sehingga dalam melaksanakan tugas dapat berkontribusi besar untuk lebih mendinamiskan OPD yang ada,” pesannya.

Setelah pelantikan Pj sekda, pemkot akan bersiap melakukan seleksi pejabat sekda. Habib Hadi menuturkan, tidak ada kriteria tertentu siapa yang akan menjabat sebagai sekda definitif. Siapapun ASN dapat mengikuti seleksi sesuai persyaratan yang telah ditentukan.

“Kriteria tertentu tidak ada, karena saya yakini ASN di Kota Probolinggo bagus semua, tergantung dari komitmen. Kuncinya komitmen. Seleksi nantinya terbuka, semua bisa mengikuti assesment,” tutur wali kota.

Usai dilantik, Pj Sekda Achmad Sudiyanto mengaku siap melaksanakan seperti apa yang disampaikan oleh wali kota. Misalnya dalam waktu dekat melaksanakan assesment untuk sekda dengan pembentukan panitia seleksi (pansel), menata kembali SDM yang ada  dan membantu tugas wali kota dalam hal administrasi.

Diketahui, Sudi-panggilan akrabnya, sebelumnya sudah pernah menjabat sebagai Pj Sekda saat masa kepemimpinan wali kota sebelumnya. Menurut Sudi, memang ada tantangan menjadi Pj karena sekda adalah karir tertinggi bagi ASN.

“Tantangan menjadi tolak ukur dari sumber daya yang ada. Bagaimana saya harus bisa membawa diri untuk menggerakkan SDM di lingkungan Pemkot. Saya juga harus bekerja optimal sesuai harapan pimpinan dan masyarakat. Yang jelas, saya selaku penjabat sekda dengan terbatasnya waktu ingin menata OPD agar tercipta kekompakan dalam menjalankan tugas-tugas pemerintahan,” terang mantan Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Dinas Perhubungan ini.

Selain melantik Pj Sekda, Wali Kota Habib Hadi juga melantik dua pejabat adminsitrator di lingkunagn Dispenduk Capil. Ialah Kabid Pelayanan Pencatatan Sipil Agus Purnomo dan Kabid Pelayanan Pendaftaran Penduduk Heny Taufik. (famydecta/humas)