Ajukan Rp 4,3 M Untuk Pengamanan Pilkada Propose Rp 4.3 nillion for the Election Security

image_pdfimage_print

 

Jumat (28/7), dalam upaya pengamanan pesta demokrasi  pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak tahun 2018, Wali Kota Probolinggo Rukmini bersama Kapolres Probolinggo Kota AKBP Alfian Nurrizal menggelar rapat koordinasi pengamanan pilkada di ruang transit kantor  wali kota Probolinggo. Rakor tersebut dihadiri Sekda  Bambang Agus, Asisten Ekonomi dan Pembangunan Ahmad Sudiyanto dan kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait. 

On Friday (28/7), for securing the regional election, Probolinggo mayor Rukmini and the chief of regional police ALBP Alfian Nurrizal held a meeting attended by regional secretary Bambaang Agus, the assistant of economy and development Ahmad Sudiyanto and related woking units head. 

AKBP Alfian Nurrizal menyampaikan, pihaknya mengajukan anggaran untuk pengamanan pilkada tahun 2018 di kota probolinggo sebesar Rp 7 miliar lebih. Dana tersebut akan digunakan untuk pengamanan, persiapan dan pelaksanaan pilkada tahun 2017 dan tahun 2018. 

AKBP Alfian Nurrizal said he asked Rp.7 billion for securing the regional election of 2018 and it will be used for securing pre until post election.

“Pengamanan pesta demokrasi pilkada tahun depan jumlah anggota dari kepolisian sebanyak 396 orang. Dari 396 orang anggota dari kepolisian di bagi ke pos-pos  ke Tempat Pemungutan Suara (TPS), pengamanan dan pengawasan pasangan calon wali kota dan wakil wali kota. Polres Probolinggo Kota akan menambah anggota dari Brimob untuk pengamanan pilkada,” tambah Alfian.

“For securing the election, there are 396 police officers and they will be divided for polling station TPS security, and for monitoring and securing the  candidates of mayor and vice mayor. And we’ll add more mobile brigade for election.

Dalam kesempatan ini, Sekda Bambang Agus menjelaskan pengajuan dana hibah pilkada serentak tahun 2018 telah diusulkan sebesar Rp 7 miliar lebih. Dengan rincian penggunaan sebagai berikut hibah tahun 2017 sebesar Rp 566.716.000 dan hibah tahun 2018 sebesar Rp 6.504.156.000. 

In this occasion, regional secretary Bambang Agus explained the gift fund for election security has been proposed andd it will be divided into two years, 2017 and 2018.

Keuangan Kota Probolinggo tahun 2018 terjadi penurunan alokasi potensi dana alokasi umum sebanyak 4%. “Untuk pengamanan dan pengawasan pilkada tahun 2018 mendatang, diharapkan kebijakan dari pihak Polres Probolinggo Kota untuk disesuaikan dengan kemampuan keuangan yang ada,” jelas sekda.

But there are some decrease in general allocatio fund of 2018. “So I hope the police would adjust with the provided budget,” said the secretary.

Wali Kota Rukmini menyampaikan untuk usulan hibah tahun 2017 dapat dipenuhi sebesar Rp 566.716.000. “Untuk dana hibah tahun 2017 sudah disepakati oleh Pemerintah Kota Probolinggo sebesar Rp 4,3 miliar untuk diajukan ke DPRD,” ujar Rukmini. Ia juga menyampaikan keinginannya untuk menyukseskan pilkada Kota Probolinggo tahun 2018.

Mayor Rukmini said the proposed gift for 2017 can be met as many as 566.716.000 rupiahs. “ But the government will propose as much as 4.3 billion rupiahs to  the legislatives,” said Rukmini. She also wanted to make the 2018 election success.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.