Rukmini: Kayak digigit semut kok.. Wali kota tinjau imunisasi MR perdana di sekolah

image_pdfimage_print

 

 

Selasa (1/8), Wali Kota Probolinggo Rukmini meninjau langsung pelaksanaan imunisasi pencegahan penyakit campak rubella bagi murid SD Sukabumi 10. “Kayak digigit semut, kok.. Gak papa ya.. Biar sehat,” bujuk wali kota saat memegangi salah seorang murid kelas 1 sekolah tersebut. 

Suasana ruang kelas waktu itu begitu riuh. Murid-murid sudah menyingkap seragam sebelah kiri mereka hingga lengan. Seorang guru mengabsen nama-nama murid untuk bersiap mendapat imunisasi di depan kelas. Sejumlah petugas dari Dinas Kesehatan pun tengah sibuk menyuntikan imunisasi dibantu wali kota. 

Raut wajah anak-anak itu beragam. Ada yang cengengesan, ada yang santai, ada yang penasaran hingga ada yang panik. Hanya satu siswa yang nampak begitu takut dan ingin menangis, ia berteriak usai jarum suntik ditarik. Setelah itu, ia diam dan tersenyum. Setiap siswa yang telah mendapat imunisasi di jari kelingking diberi pewarna khusus. “Itu tanda saja kalau mereka sudah dapat imunisasi,” ujar salah seroang petugas. 

Satu per satu murid ditunggui Wali Kota Rukmini dengan sabar. Ia menuturkan, campak rubella bisa menyerang pada anak-anak usia 9 bulan hingga 15 tahun. Oleh karenanya, anak seusia itu harus mendapat imunisasi mencegah campak rubella. Pemberian imunisasi ini berlangsung mulai 1 – 31 Agustus untuk anak usia sekolah dan PAUD, sedangkan 1-30 September bagi balita di posyandu atau puskesmas. 

“Anak usia 9 bulan sampai 15 tahun wajib mendapat imunisasi, jangan sampai lolos. Agustus ini di sekolah-sekolah, bulan September nanti di posyandu dan puskesmas. Penyakit ini mengancam anak-anak. Dengan imunisasi ini saya berharap anak Kota Probolinggo menjadi anak yang sehat, kuat dan cerdas,” harapnya. 

Sementara itu, Kepala SD Sukabumi 10 Siti Djuwairiyah mengaku sangat bangga sekolahnya menjadi jujugan wali kota meninjau pemberian imunisasi perdana di Kota Probolinggo. “Kami merasa terhormat, Bu Wali berkenan untuk hadir di SD Sukabumi 10 karena tidak semua sekolah mendapat kesempatan yang baik ini,” kesannya. 

Saat memantau pemberian imunisasi serentak di seluruh Indonesia ini, Wali Kota Rukmini didampingi sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait. Diantaranya Asisten Administrasi Umum Rey Suwigtyo, Kepala Dinas Kesehatan drg Ninik Ira Wibawati, Kepala Dinas Pendidikan Pemuda Olahraga Maskur. Di sekolah tersebut, rombongan wali kota disambut tari wong-wongan sawah. (famydecta/humas)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.