Salat Id di Stadion Bayuangga, Ini Pesan Wawali Subri

Wakil Wali Kota Soufis Subri memberikan sambutan saat pelaksanaan sholat Idul Idul Adha 1440 Hijiriah di Lapangan Stadion Bayuangga Kota Probolinggo. (Foto: Rizal/Humas dan Protokol Setda Kota Probolinggo)
image_pdfimage_print

MAYANGAN–Wakil Wali Kota Probolinggo, Mochammad Soufis Subri melaksanakan salat Idul Adha 1440 Hijiriah di Lapangan Stadion Bayuangga Kota Probolinggo, Minggu (11/8). Wawali Subri ditemani Ibu wakil wali kota, beserta putri semata wayangnya.

Wawali beserta keluarga tiba dilokasi pukul 05.37 WIB. Sejak pukul 05.30 WIB, kawasan stadion sudah dipenuhi warga yang ingin melaksanakan salat Idul Adha. Antrean kendaraan juga nampak berjejer sampai bahu jalan protokol, jalan panjaitan Kota Probolinggo.

Jamaah salat Id sudah memadati stadion sejak pukul 05.15. Saat wawali dan keluarga datang, warga pun nampak antusias. Wawali lantas menyalami warga yang datang lebih dulu.

Salat Idul Adha di stadion sendiri digelar mulai pukul 06.20. Yang bertindak sebagai khotib adalah Profesor. Dr. Ir Sasmito Djati, MS, dari Malang. Sedangkan yang bertindak sebagai imam salat yakni ustad Suyono dari Probolinggo.

Edi Mulyar Harto, panitia penyelenggara idul adha menyampaikan, rasa terima kasihnya kepada Pemerintah Kota Probolinggo yang telah memberikan fasilitas untuk pelaksanakan salat Idul Adha 2019. Serta, semua pihak yang telah mendukung dan menyukseskan agenda tersebut. “Semoga apa yang dilakukan dengan keiklasan, akan mendapat imbalan dari Allah SWT,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Edi juga mengumumkan perolehan infak sedekah jariayah pada Idul Fitri 1440 H senilai Rp 11.256.000,00. (sebelas juta dua ratus lima puluh enam ribu rupiah).“Semoga amal bapak dan ibu sekalian diterima oleh Allah SWT serta mendapatkan ganti yang lebih berkah,” katanya.

Sementara itu, Wawali Subri dalam sambutannya menjelaskan, Hari Raya Idul Adha merupakan momen yang paling tepat merefleksikan kisah – kisah nabi Ibrahim AS. “Semoga ibadah puasa sunah kita, kurban dan doa permohonan kita, serta amal ibadah lainnya diterima oleh Allah SWT,” terangnya.

Suasana pelaksanaan salat Idul Adha 1440 Hijiriah di Lapangan Stadion Bayuangga Kota Probolinggo. (Foto: Rizal/Humas dan Protokol Setda Kota Probolinggo)

Selain itu, wawali mengatakan, warga Muhammadiyah harus ikut berkontribusi dalam membangun Kota Probolinggo. “Dengan komitmen kebijakan yang pro pada masyarakat, harmoni, kehidupan sosial dan toleransi kehidupan sosial yang bermanfaat,” pesannya.

Wawali juga mengimbau, untuk meningkatkan ukuwah islamiyah, toleransi kerukunan hidup umat beragama secara harmonis dan bermartabat. Serta, perbanyak amal ibdah ritual sosial lainnya. Utamanya berkurban. “Kegiatan agama merupakan salah satu ranah penting untuk membentuk sumber daya manusia yang berkualitas, guna meningkatkan kesejahteraan sosial dan pemahaman masyarakat sejalan dengan misi Pemerintah Kota Probolinggo,” harapnya.

Sementara itu, dalam ceramahnya Profesor. Dr. Ir Sasmito Djati, MS, mengajak seluruh umat muslim yang hadir untuk bersyukur. Lantaran dapat menikmati dan merayakan hari – hari besar umat Islam.

Dalam kesempatan itu, Sasmito juga menceritakan bagaimana Nabi Ibrahim berhadapan dengan bapaknya sendiri yang kala itu dekat dengan para penguasa penyembah berhala. “Hari ini, berhala itu ada di benak pikiran kita sendiri. Berhala itu bukan bentuk bangunan fisik, melainkan pikiran kita sendiri,”sambungnya.

Dalam kegiatan itu, sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD) juga nampak hadir. Kepala Dinas Kesehatan; Ninik Ira Wibawati; Kepala Dinas Tenaga Kerja, Wahono Arifin; Camat Mayangan, M. Abbas; serta camat Kanigaran.
Dalam kesempatan itu, juga diumumkan jumlah hewan kurban yang dikumpulkan oleh Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Probolinggo. Total ada 67 ekor sapi dan 193 ekor kambing. (Mita/Humas)