11 Kali Beruntun Terima Adipura, 4 Sekolah Boyong Adiwiyata

image_pdfimage_print

Meraih tidak sesulit mempertahankan. Mungkin semangat itulah yang akan selalu dijaga Pemerintah Kota Probolinggo dalam mempertahanknan penghargaan Adipura dari Pemerintah pusat. Semangat tersebut tercermin dari salah satu kebijakan Wali Kota Probolinggo, Rukmini kepada ASN (Aparatur Sipil Negara) untuk melaksanakan bersih-bersih di beberapa sudut kota setiap Jum’at pagi. Tahun ini, semangat tersebut diganjar dengan raihan Adipura ke-11 secara beruntun. 

Meskipun ini yang ke-11, Wali Kota Rukmini tetap bersemangat menerima piala Adipura tersebut. Rabu (2/8) Wali Kota menerima piala Adipura dari Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK), Siti Nurbaya Bakar di Gedung Manggala Wanabakti, Kementeriaan LHK. Wali Kota mengungkapkan ini adalah prestasi yang patut disyukuri. 

“Tentu kita patut bersyukur masih dipercaya menerima Adipura. Tidak semua Kabupaten/Kota memiliki kesempatan yang sama seperti Kota Probolinggo. Apalagi kita sudah mampu mempertahankannya selama 11 tahun berturut-turut,” ungkap Rukmini. 

Rukmini juga menyampaikan ucapan terima kasihnya kepada masyarakat Kota Probolinggo atas penghargaan Adipura ini. “ Tanpa adanya dukungan masyarakat Kota Probolinggo, rasanya sulit kita mempertahankan piala ini. Untuk itu saya sangat berterima kasih atas partisipasi masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan di Kota Probolinggo. Namun saya juga mengingatkan agar masyarakat terus meningkatkan kesadaranhya terhadap kelestarian lingkungan. Jangan buang sampah sembarangan. Saya kira tempat sampah sudah menyebar hampir di sudut-sudut kota. Kumpulkan sampahnya di situ, atau ke TPS (tempat pembuangan sementara), ujar Wali Kota. 

Selain Adipura, tahun ini 4 sekolah di Kota Probolinggo berhasil menyabet piala Adiwiyata. Ke-empat sekolah tersebut adalah SD Negeri Sukabumi 2, SD Negeri Kedung Asem 4, SMP Negeri 7 Kota Probolinggo, serta Madrasah Aliyah Negeri 2 Kota Probolinggo. tentunya ini merupakan prestasi yang cukup membanggakan bagi Kota Probolinggo, karena adiwiyata merupakan salah satu indicator bahwa sekolah-sekolah di Kota Probolinggo mulai menerapkan konsep pelestarian lingkungan. (abdurhamzah/humas)

 

To achieve is not as hard as to defend. That might be the spirit that will always be kept by Probolinggo Municipality in defending Adipura award, an award for city which always concern on environment. The spirit is seen on one of the policies of Probolinggo Mayor Rukmini applied to the civil servant, to clean the city together in Friday morning. This year, the spirit has earned the city the eleventh Adipura award in a row.

Achieving the eleventh award, Mayor Rukmini is always enthusiastic receiving the award. She received the award from the Minister of Environment and Forestry, Siti Nurbaya Bakar in Manggala Wanabakti, Ministry of Environment and Forestry (LHK), Wednesday (2/8). Rukmini stated that she is grateful to receive the award.

“Certainly, we have to be grateful that once again we receive the award. Not every regencies/cities have a golden opportunity to have the award. Moreover, we have been receiving the same award for 11 years in a row,” Rukmini said.

Rukmini also said thanks to Probolinggo citizens for the award. “Without their support, it must be difficult to defend it. Therefore, I’dlike to say thanks for the participation of the citizens in preserving the environment. Nevertheless, I would also remind the citizens to always increase their awareness towards environment preservation. Do not throw waste harmfully. We have a lot of trash bin in every corner of the city. Collect the waste there or to the public landfill,” said the mayor.

Besides Adipura, 4 schools in the city have succeeded receiving Adiwiyata trophy, an award for schools who concern a lot to the environment. They are elementary school SDN Sukabumi II, SDN Kedung Asem 4, junior high-school SMPN 7, and Islamic high-school Madrasah Aliyah Negeri 2. Surely, this is a great achievement for Probolinggo city because Adiwiyata is one of indicator that the schools in the city have started to apply the concept of environment preservation.(translator:alfienhandiansyah)

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.