Gelar SPK Episode 3, Wali Kota Launching Logo Semipro

image_pdfimage_print

Pemerintah Kota Probolinggo kembali menggelar Semarak Pagi Kecamatan (SPK). Sesuai rencana, seperti tahun-tahun sebelumnya akan ada lima kali gelaran serupa. Masing-masing Kecamatan akan mendapatkan satu kali kesempatan menggelar SPK di wilayahnya. Minggu (6/8) merupakan episode ke-3, di mana Kecamatan Kedopok berkesempatan melaksanakannya di ruas jalan Sunan Ampel, Kelurahan Jrebeng Lor. 

Wali Kota Rukmini menegaskan SPK merupakan kegiatan unggulan Pemerintah Kota Probolinggo. “SPK akan selalu dilaksanakan. Ini adalah program unggulan Pemkot. SPK salah satu kesempatan bagi masyarakat Kota Probolinggo untuk memasarkan hasil produknya. Mungkin ada masyarakat kita yang punya produk baru, ya di sinilah kesempatan untuk mengenalkan lebih luas produk masyarakat itu,” ujar Wali Kota saat membuka SPK episode ke-3 itu.

Terkait dengan akses terhadap pasar, Rukmini meyakini itu sebagai salah satu masalah yang dihadapi pelaku usaha mikro kecil (UMK). “Keberhasilan pelaku UMK akan berdampak positif terhadap perekonomian warga. Sayangnya, akses terhadap pasar masih menjadi kendala bagi mereka, selain permodalan tentunya. Nah SPK ini salah satu jalan keluar yang ditawarkan Pemkot untuk mengakses pasar bagi produk UMK. Selain itu saya sangat mendukung koperasi-koperasi berkembang dengan baik di Kota Probolinggo, agar pelaku UMK bisa mendapatkan modal usahanya,” tegas Rukmini.

Ketua panitia SPK, Gatot Wahyudi mengungkapkan maksud dari kegiatan SPK. “SPK ini dimaksudkan untuk menggerakkan sektor riil UMK dan Koperasi di Kota Probolinggo. Salah satu tujuannya adalah untuk mempercepat arus informasi pembangunan kepada masyarakat Kota Probolinggo. Kali ini ada ada 49 stan yang ikut, di antaranya 32 stan dari OPD (Organisasi Perangkat Daerah), 7 stan dari swasta, 5 stan dari UMK, dan 5 stan dari sekolah,” ungkap Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian, dan Perdagangan Kota Probolinggo itu. 

Dalam kesempatan itu, Wali Kota juga meresmikan penggunaan logo Seminggu di Kota Probolinggo (SEMIPRO) 2017. Kali ini, Pemerintah Kota Probolinggo mengusung Jaran Bodhag sebagai logo. Jaran Bodhag sendiri merupakan warisan seni dan budaya masyarakat Kota Probolinggo yang sudah tercatat sebagai Warisan Budaya Tak Benda Nasional oleh               Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. (abdurhamzah/humas).

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.