Habib Hadi: Mari Saling Bergandengan Tangan, Menjaga Keutuhan NKRI

Wali Kota Probolinggo Hadi Zainal Abidin memimpin apel besar peringatan Hari Pramuka ke 58. (Foto:Rifki/Humas dan Protokol Setda Kota Probolinggo)
image_pdfimage_print

KANIGARAN – Peringatan Hari Pramuka ke-58 memiliki makna untuk menggerakkan semua elemen di Gerakan Pramuka. Semangat bersatu padu karena Gerakan Pramuka punya peran penting dalam kehidupan sehari-hari. Antara lain menanggulangi radikalisme, terorisme, lingkungan dan kerukunan.

“Gerakan Pramuka punya peran penting ikut andil dalam menjaga keutuhan NKRI. Karena kepengurusan Mabicab (Majelis Pembimbing Cabang) berasal dari elemen pemerintahan, TNI, Polri, Kejaksaan, Pengadilan Negeri dan OPD (organisasi perangkat daerah) terkait,” kata Wali Kota Probolinggo Hadi Zainal Abidin, usai memimpin apel besar.

Peringatan Hari Pramuka ke-58, di Makodim 0820 di Jalan Panglima Sudirman. “Ini (kepengurusan) orang luar biasa, tentunya kami ingin meningkatkan peranan dan keterlibatan langsung untuk edukasi masyarakat khususnya lingkungan. Paling tidak, untuk diri sendiri, harus ikut andil demi generasi ke depan,” imbuh Habib Hadi bersemangat.

Wali kota juga menegaskan, semangat antara pemerintah dan gerakan pramuka untuk menjaga NKRI sekaligus problem tantangan yang tengah dihadapi bisa menjadi kekompakan bersama. Ada hal-hal yang harus dilatih oleh gerakan pramuka apabila terjadi bencana dan sebagainya.

Secara bertahap, wali kota ingin memberikan tahapan edukasi kepada masyarakat. Seperti yang disampaikan Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka Komjen Pol (Purn) Budi Waseso, akan ada pra siaga pramuka untuk anak-anak usia dini.

Para peserta apel besar dalam memperingati Hari Pramuka ke 58. (Foto:Rifki/Humas dan Protokol Setda Kota Probolinggo)

“Semua akan lebih punya kebersamaan akan kita tingkatkan. Gerakan Pramuka diberi posisi yang punya peran penting demi keutuhan bangsa NKRI. Tanamkan jiwa pramuka untu bangsa dan negara,” serunya.

Habib Hadi juga berharap Gerakan Pramuka punya terobosan dan masukan sehingga bukan sekadar seremonial tetapi ada kekompakan untuk saling mengisi. “Ke depan pramuka harus punya peranan lebih baik, saling bergandeng tangan untuk mewujudkan semua itu. Tantangan bagi kita untuk lebih eksis lagi,” tutur wali kota.

Apel besar peringatan Hari Pramuka diawali senam semaphore, senam balok dan penyerahan sejumlah penghargaan. Ikut hadir dalam kegiatan tersebut Wawali Mochammad Soufis Subri, Pj Sekda Achmad Sudiyanto dan anggota Pramuka se-Kota Probolinggo. (famydecta/humas)