WALI KOTA: “JANGAN TAKUT UNTUK OPERASI BIBIR SUMBING”

image_pdfimage_print

Pemerintah Kota Probolinggo selalu berusaha mempererat kerjasama dengan semua pihak untuk pembangunan Kota Probolinggo yang tentunya akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Selasa (8/8), Pemerintah Kota Probolinggo mengadakan operasi bibir sumbing,  bekerjasama dengan PT. Indomarco Prismatama. Kali ini, hanya 3 saja yang mau melakukan operasi. “Sebenarnya, di tahun 2017 ini terdapat 11 kasus bibir sumbing yang ditemukan oleh puskesmas. Awalnya, empat anak mau melakukan operasi, tapi tadi satu anak mundur dengan alasan takut,” terang kepala Dinas Kesehatan, Ninik Ira Wibawati. 

Wali Kota Probolinggo Rukmini sangat menyayangkan mundurnya peserta operasi bibir sumbing tersebut. “Mumpung ada yang bayarin loh, mumpung masih kecil jadi operasinya gampang,” kata Wali Kota. Rukmini menjelaskan bahwa pihak  PT. Indomarco Prismatama telah setuju untuk mengoperasi semua kasus bibir sumbing yang ditemukan tersebut. “Kan eman-eman (sayang), kalo uangnya masuk kantong lagi,” kata wali kota yang disambut tawa dari para undangan yang hadir. Dia juga mengatakan uang yang digelontorkan tidak sedikit untuk membiayai operasi bibir sumbing ini. “Satu anak bisa mencapai 15 juta, jadi tinggal dikalikan saja berapa biaya yang harus dikeluarkan,” ujar Rukmini. 

Rukmini berpesan kepada para camat dan petugas di puskesmas untuk merayu pasien bibir sumbing agar mau dioperasi. Dia juga sangat mengapresiasi kerjasama ini dan menjadi salah satu bukti dari kerjasama yang bagus antara pemkot dan pihak swasta yang ada di Kota Probolinggo. “Semoga kegiatan ini mampu mendukung kualitas hidup masyarakat, dan saya sangat berterima kasih kepada semua pihak yang mendukung, tim dokter yang melakukan operasi, dan khususnya terima kasih kepada PT. Indomarco Prismatama selaku pemberi CSR (Corporate Social Response) kali ini,” ujar wali kota.

Branch Manager PT Indomarco Prismatama Jember, Irwan Zebua, menjelaskan bahwa operasi bibir sumbing ini merupakan kegiatan yang pertama kalinya dilakukan oleh pihak Indomarco. “Ini merupakan bentuk kerjasama dan dukungan untuk masyarakat, sehingga para penderita bibir sumbing dapat sembuh dan bisa bersosialisasi tanpa takut dan malu untuk dikucilkan sehingga mereka bisa hidup normal dan mampu meningkatkan kesejahteraan hidupnya,” katanya.

Kegiatan hari ini diakhiri dengan mengunjungi kamar operasi dan pasien yang baru menjalani operasi bibir sumbing. (hariyantia/humas)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.