Merasa Dapat Semangat dari Masyarakat Saat Jasling

Wali Kota Probolinggo melakukan penandatanganan peresmian menara masjid Al Ikhlas. (Foto:Humas dan Protokol Setda Kota Probolinggo)
image_pdfimage_print

KANIGARAN – Kegiatan Jamaah Subuh Keliling (Jasling) saban hari Jumat di setiap pekan, yang diprakarasi Wali Kota Hadi Zainal Abidin masih istiqomah dilaksanakan olehnya bersama Wawali Mochammad Soufis Subri dan pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Probolinggo. Dari jasling, ia mengaku mendapat suntikan semangat dari masyarakat yang ditemui.

Jumat (16/8) Subuh, jasling dilaksanakan di Masjid Al Ikhlas, Kelurahan Kebonsari Wetan, Kecamatan Kanigaran. Sekitar pukul 04.00 wali kota dan wawali tiba di masjid tersebut disambut takmir masjid. Pada saat bersamaan, Habib Hadi juga membubuhkan tandatangan peresmian menara masjid Al Ikhlas.

“Kegiatan jasling, usai Subuh itu banyak aktifitas ekonomi masyarakat. Banyak hal-hal yang bisa dilihat secara langsung. Selain bersilaturahmi, kita sekaligus mensyiarkan agama. Peresmian menara masjid itu juga jadi syiar tanda waktu shalat,” kata Habib Hadi saat ditemui di Kantor DPRD, Jumat (16/8) siang.

Melalui jasling, lanjut wali kota, ia bisa melihat harapan dari masyarakat kepadanya sebagai pemimpin di Kota Probolinggo. “Banyak harapan dari masyarakat disampaikan saat jasling. Masyarakat juga memberi semangat kepada saya. Saya betul-betul bisa merasakan dan memperhatikan apa yang dirasakan masyarakat,” tuturnya.

Hal senada disampaikan Wawali Subri yang tak pernah luput ikut jasling. “Ya, terasa semangat dan berbahagia saat jasling setiap Jumat subuh bersama masyarakat,” ujar wawali yang juga aktif di Dewan Masjid Kota Probolinggo ini.

Menurut Subri, yang sudah punya kebiasaan shalat keliling ke masjid-masjid terutama Shubuh sebelum ia menjadi wawali ini, sejumlah informasi tersampaikan saat jasling. “Kebanyakan masalah lingkungan seperti selokan, jalan, sampah, penerangan, banjir dan keamanan,” tuturnya.