Wawali Kerja Bhakti Dengan Puluhan Masyarakat

Wawali turut membantu mengangkut sampah. (Foto: Rifki/Humas dan Protokol Setda Kota Probolinggo)
image_pdfimage_print

Mayangan – Pemerintah Kota Probolinggo sangat serius untuk mengatasi masalah sampah, hal tersebut dilakukan oleh Wakil Wali Kota Probolinggo Mochammad Soufis Subri dengan melakukan kerja bhakti di Tempat Pembuangan Sampah (TPS) yang berada di Kelurahan Jati, tepatnya di RT 1 RW1, Minggu (18/8) pagi.

Dalam kegiatan itu juga turut hadir Lurah Jati Endah Dwi Kumalasari, Ketua RW/RT setempat dan puluhan warga sekitar untuk membantu membersihkan TPS yang sudah lama tidak terawat yang sangat mengganggu warga disekitar TPS.

Lahan TPS tersebut milik warga setempat yang sudah hampir 20 tahun masalah sampahnya belum bisa diselesaikan, dan akhirnya wawali memberikan kesepakatan untuk mengatasi sampah di wilayah tersebut.

Wakil Wali Kota Soufis Subri mengatakan untuk mengatasi masalah sampah harus melibatkan seluruh elemen masyarakat dan pemerintah daerah juga harus siap mengatasi terkait masalah sampah. “Karena masalah sampah terjadi di seluruh daerah bahkan di seluruh Jawa Timur, maka dari itu kesadaran masyarakat sangat penting dan pemerintah daerah juga harus siap menanganinya, “ kata wawali.

Setelah melakukan bersih-bersih dan meninjau lokasi TPS, juga dilakukan koordinasi yang dilakukan oleh Wakil Wali Kota Probolinggo dengan Lurah Jati, perwakilan dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH), tokoh masyarakat , RT/ RW setempat dan pemilik lahan TPS, hasil dari koordinasi tersebut ada enam poin kesepakatan guna mengatasi masalah sampah di wilayah tersebut.

Suasana wawali saat melakukan koordinasi terkait pengelolaan sampah di wilayah Kelurahan Jati. (Foto: Rifki/Humas dan Protokol Setda Kota Probolinggo)

Pertama pemilik lahan bersedia menutup lahan miliknya yang telah digunakan sebagai TPS serta warga sekitar dan petugas gerobak sampah tidak lagi membuang sampah di lahan tersebut, kedua warga sekitar harus membuang di TPS yang sudah disediakan, ketiga warga dan pemilik lahan bersedia untuk memfungsikan kembali TPS yang sudah disediakan di wilayah RT 1 dan RT 1 Kelurahan Jati.

Keempat DLH akan aktif dan continew dalam pengambilan sampah di bak sampah, kelima DLH akan menyediakan bak sampah atau kontainer di beberapa titik untuk memudahkan pembuangan sampah masyarakat dan keenam kesepakatan dilakukan tanpa tekanan dari pihak manapun.

“Dari enam kesepakatan itu kita upayakan lingkungan yang terkait dengan masalah sampah bisa terselesaikan, sehingga kenyamanan lingkungan masyarakat terjaga dengan baik,” ucap wawali.

Sesuai arahan wali kota, wawali menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk menjaga lingkungannya agar tetap bersih dari sampah. “Jangan nunggu dari pemerintah untuk membersihkannya karena saya akui pemerintah punya keterbatasan, baik SDMnya, alatnya dan waktunya, jadi masyarakat punya andil lebih besar dalam menjaga lingkungannya dari sampah, “ tegas wawali. (soni/humas)

Puluhan masyarakat sangat kompak membersihkan sampah yang selama ini sangat mengganggu. (Foto: Rifki/Humas dan Protokol Setda Kota Probolinggo)