3000 Anak PAUD di Mayangan Ikuti Pawai Budaya

Nampak Wali Kota dan Wakil Wali Kota Probolinggo memberikan semangat kepada anak yang ikut pawai budaya. (Foto: Agus/Humas dan Protokol Setda Kota Probolinggo)
image_pdfimage_print

MAYANGAN – Sekitar 3000 anak dari 40 lembaga Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Kecamatan Mayangan, Kota Probolinggo mengikuti pawai budaya dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-74. Wali Kota Hadi Zainal Abidin didampingi Wawali Mochammad Soufis Subri melepas peserta pawai di depan salah satu hotel di Jalan Suroyo, Senin (19/8) pagi.

Pawai budaya berbagai suku di Indonesia ditampilkan anak-anak kebanggan bangsa itu. Ada yang membawakan tari kuntul, ondel-ondel, budaya Bali, tari reresik, tari nyingkem, adat Minangkabau, tampilan baju adat dan berbagai tampilan menarik ala PAUD.

“Melalui kegiatan pawai budaya, kami ingin menanamkan semangat proklamasi kepada anak-anak agar mempunyai moral dan tanggung jawab dalam mencapai prestasi dan memumpuk jiwa patriotisme,” ujar Ketua Panitia Pawai Budaya PAUD se-Kecamatan Mayangan, Ida Wahyuni.

Sementara itu, dalam sambutannya, Wali Kota Habib Hadi menyatakan, pawai budaya Kelompok Bermain (KB), Taman Kanak-kanak (TK) dan Radhlatul Athfal (RA) se-Kecamatan Mayangan itu menjadi momen bersejarah bagi bangsa Indonesia. Momen yang tepat untuk meningkatkan kerja keras membangun Indonesia lebih baik lagi.

Dengan segala bentuk budaya yang dimiliki mewujudkan Bhineka Tunggal Ika selaras dengan tema SDM Unggul Indonesia Maju. Mencetak SDM berkualitas, negara maju dapat mensejahterahkan rakyatnya. Untuk mencetak SDM yang diharapkan harus dimulai sejak dini.

Habib Hadi menyapa dan memberi semangat pada para peserta pawai budaya. (Foto: Agus/Humas dan Protokol Setda Kota Probolinggo)

“Pawai budaya kali ini merupakan upaya mengenalkan beragam budaya pada anak-anak. Momen tepat untuk mengetahui bahwa bangsa Indonesia, bangsa yang kaya budaya,” kata Habib Hadi.

“Kepada seluruh lembaga KB, TK dan RA saya titipkan anak-anak Kota Probolinggo untuk menjadi anak yang berguna bagi bangsa dan negara. Didiklah mereka dengan baik, berakhlak mulia dan berbudi pekerti menjadi penerus bangsa yang membanggakan negara Indonesia,” sambungnya.

Wali kota juga meminta dukungan kepada wali murid dan para pendidik untuk mewuujudkan visi misinya bersama wawali. Yakni, berupaya mencetak generasi muda dengan kualitas yang bagus dan memberikan pendidikan gratis.

Selain Wali Kota Habib Hadi, Wawali Subri bersama Danramil Mayangan serta Kepala Disdikpora Maskur mendapat kesempatan melepas kontingen pawai budaya yang berakhir di depan Dinas Kesehatan Kota Probolinggo itu. (famydecta/humas)