Peserta Diklat PIM Tingkat IV Kabupaten Tabalong Pelajari Pelayanan Publik di Kota Probolinggo

Suasana penerimaan peserta diklat PIM tingkat IV Kabupaten Tabalong oleh Asisten Adminstrasi Umum. (Foto: Welly/Humas dan Protokol Setda Kota Probolinggo)
image_pdfimage_print

Kanigaran – Wali Kota Probolinggo yang diwakil oleh Asisten Administrasi Umum Setda Kota Probolinggo Budi Wirawan, menerima peserta Benchmarking Of Best Practice Diklat Kepemimpinan (Diklat PIM) Tingkat IV Angkatan XXXIX Pemerintah Kabupaten Tabalong, di Ruang Sabha Bina Praja, Kamis (22/8).

Rombongan diklat PIM yang berjumlah 52 orang tersebut dipimpin oleh Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kabupaten Tabalong, Wartoyo. Tujuan datang ke Kota Probolinggo dalam rangka untuk mempelajari terkait peningkatan pelayanan publik.

“Karena Kota Probolinggo merupakan salah satu kota terbaik dalam bidang pelayanan publik dengan berbagai inovasi, sehingga kami perlu belajar atas prestasi-prestasi dan keunggulan-keunggulah yang telah dicapai oleh Kota Probolinggo,” kata Wartoyo.

Lokus yang telah ditentukan sebagai benchmarking dari peserta diklat PIM adalah Kecamatan Kademangan dan Puskesmas Jati. “Dimana Kecamatan Kademangan dan Puskesmas Jati mempunyai sebuah inovasi yang menurut saya sangat baik untuk kita terapkan di Kabupaten Tabalong,” ucap Wartoyo.

Sementara itu Asisten Administrasi Umum Budi Wirawan yang mewakili Wali Kota Probolinggo memaparkan, Kota Probolinggo memiliki luas wilayah 56, 667 KM yang terletak didaerah tapal kuda Provinsi Jawa Timur, tepatnya diantara Kabupaten Probolinggo dan selat madura serta sebagai daerah transit yang menghubungkan kota-kota seperti Banyuwangi, Jember, Bondowoso, Pasuruan, Malang dan Surabaya.

“Secara administrasi Pemerintah Kota Probolinggo terbagi dalam lima kecamatan dan 29 kelurahan, secara umum kondisi dan struktur tanah di Kota Probolinggo cukup produktif untuk berbagai jenis tanaman. Hal ini banyak dipengaruhi oleh pengairan yang cukup, sehingga memungkinkan pengembangan lahan sawah untuk tanaman pangan maupun hortikultura,”jelas Budi Wirawan

Budi Wirawan juga menjelaskan penyelenggara pemerintahan harus memiliki komitmen bersama untuk menegakkan tata pemerintahan yang baik dan bersih, diharapkan dengan adanya komitmen bersama maka kinerja atas penyelenggara atas pemerintahan disemua bidang dan program akan semakin baik.

“Oleh karena itu Pemerintah Kota Probolinggo berkomitmen untuk selalu meningkatkan kualitas pelayanan publik, hal ini terbukti dengan diraihnya penghargaan-penghargaan atas kinerja Pemerintah Kota Probolinggo di tahun 2019, yakni mendapatkan penghargaan adipura, penghargaan akuntabilitas kinerja, pengahargaan kearsipan, penghargaan WTP, penghargaan KLA tingkat madya dan penghargaan sebagai pemerintah daerah yang berkomitmen tinggi terhadap pengelolaan inovasi administrasi negara,”ungkap Budi Wirawan.

Dalam kesempatan, Budi Wirawan juga mengajak seluruh peserta diklat PIM untuk mengunjungi wisata Gunung Bromo dan BJBR. “Selama berada di Kota Probolinggo selain belajar jangan lupa berkunjung ke Gunung Bromo yang sekitar satu jam dari pusat Kota Probolinggo dan kunjungi juga tempat wisata yang berada tepat di Kota Probolinggo yakni BJBR,”tuturnya. (soni/humas)

Pemberian cinderamata yang diberikan oleh kepala BKPP kepada Asisten Administrasi Umum. (Foto: Welly/Humas dan Protokol Setda Kota Probolinggo)