Suasana proses pelantikan anggota DPRD Kota Probolinggo periode 2019-2024. (Foto: Welly/Humas dan Protokol Setda Kota Probolinggo)
image_pdfimage_print

MAYANGAN – Sabtu (24/8) menjadi hari bersejarah bagi 30 anggota DPRD Kota Probolinggo masa jabatan 2019-2024. Mereka resmi dilantik dan melanjutkan perjuangan wakil rakyat sebelumnya yang sudah mengakhiri masa jabatan, tepat saat DPRD baru dilantik oleh Ketua Pengadilan Negeri Kota Probolinggo, Darwanto.

Ke-30 anggota dewan itu terbagi dalam tiga daerah pemilihan (dapil). Di dapil I, dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ada Abdul Mujib, Mohamad Jalal, Eko Purwanto; Partai Gerindra, Heri Poniman; PDI Perjuangan, Haris Nasution dan Imam Hanafi; Partai Golkar, Masda Putri Amelia dan Muchlas Kurniawan; Partai Nasdem, Sibro Malisi; Partai Keadilan Sejahtera, Syaiful Rohman (PKS); Partai Persatuan Pembangunan (PPP), David Rosidy; Partai Demokrat, Sri Wahyuningsih.

Dari dapil II, dari PKB Machrus Ali dan Moh Muizzuuddin; Partai Gerindra Hamid Rusdi; PDI Perjuangan Andri Purwo Hartono dan Mochammad Bebun; Partai Golkar Fernanda Zulkarnain dan Farina Churun Inin; Partai Nasdem Elyas Aditiawan; PPP Robit Ryanto dan Partai Demokrat Heru Estiadi.

Sedangkan dapil III Syaifudin dari PKB; Aminuddin dari Partai Gerindra; Abdus Syukur dari Partai Golkar; Partai Nasdem, Sri Warsini; PKS, Tri Atmojo Adip Susilo dan Zainul Fatoni dari PPP.

Rapat paripurna DPRD Kota Probolinggo dalam acara pengucapan sumpah/ janji anggota DPRD Kota Probolinggo tahun 2019-2024 sesuai dengan SK Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, nomor 171.45/867/011:/2019 tentang peresmian pengangkatan anggota DPRD Kota Probolinggo tahun 2019-2024.

Dalam paripurna itu, juga langsung ditunjuk pimpinan sementara hingga alat kelengkapan dewan terbentuk. Yakni terpilih, Ketua DPRD Abdul Mujib (PKB) dan Wakil Ketua DPRD Haris Nasution (PDIP). Mereka yang duduk sebagai pimpinan adalah partai peraih suara tertinggi.

“Kami akan berusaha semaksimal mungkin menjalankan tugas, menyalurkan aspirasi masyarakat Kota Probobolinggo. Kami mohon doa restu dari para hadirin dan lapisan seluruh masyarakat dalam menjalankan tugas,” ujar Ketua DPRD sementara Abdul Mujib.

Selanjutnya dewan akan membahas penentuan pimpinan definitif. “Untuk itu kami memerlukan dukungan penuh dari berbagai pihak, serta menjalin keharmonisan antara eksekutif dan legislatif. Kami mengimbau adanya keterpaduan dan kebersamaan antara pemerintah daerah untuk mencapai pemerintahan yang berdaya guna dan berhasil guna. Mewujudkan dan menyejahterahkan masyarakat harus diselaraskan,” imbuh Abdul Mujib.

Wali Kota Habib Hadi saat sambutan pada acara pelantikan anggota DPRD Kota Probolinggo. (Foto: Welly/Humas dan Protokol Setda Kota Probolinggo)

Sementara itu, Wali Kota Hadi Zainal Abidin menuturkan rasa terima kasih kepada anggota DPRD Kota Probolinggo tahun 2014-2019 yang telah menjalankan tugas bersama-sama pemerintah dengan sangat baik.

“Untuk anggota dewan yang baru, saya ucapkan selamat mengemban amanah. Semoga dapat membawa aspirasi masyarakat dan bersama pemerintah mewujudkan Kota Probolinggo lebih baik. Karena banyak program yang dibutuhkan masyarakat dan itu perlu kebutuhan dari anggota dewan juga,” kata Habib Hadi –sapaan akrab wali kota-.

Pihaknya pun berharap bisa terjalin komunikasi dan sinergi yang baik dengan dewan yang baru dalam menjalankan program pemerintah ke depan. “Keberhasilan yang telah dicapai oleh anggota DPRD sebelumnya dapat dipertahankan bahkan ditingkatkan dan lahir inovasi baru demi kesejahteraan dan kemashlahatan masyarakat Kota Probolinggo,” harap wali kota. (famydecta/humas)

 

It’s been a historic day for the new 30 legislators of the Probolinggo city’s House of Representatives (DPRD) of the 2019-2024 period. They were officially inaugurated to replace the previous legislators ending their terms of service.

Those legislators were divided into three electoral districts (dapil). Abdul Mujib, Mohamad Jalal, Eko Purwanto (PKB political party); Heri Poniman (Gerindra political party); Haris Nasution and Imam Hanafi (PDI Perjuangan political party); Masda Putri Amelia and Muchlas Kurniawan (Golkar political party); Sibro Malisi (Nasdem political party); Syaiful Rohman (PKS); David Rosyidi (PPP); and Sri Wahyuningsih are those elected in Dapil I.

Those elected in Dapil II involve Machrus Ali and Moh Muizzuuddin (PKB); Hamid Rusdi (Gerindra); Andri Purwo Hartono and Mochammad Bebun (PDI Perjuangan); Fernanda Zulkarnain and Farina Churun Inin (Golkar); Elyas Aditiawan (Nasdem); Robit Ryanto (PPP); and Heru Estiadi (Demokrat).

Syaifudin (PKB); Aminuddin (Gerindra); Abdus Syukur (Golkar); Sri Warsini (Nasdem); Tri Atmojo Adip Susilo (PKS); and Zainul Fatoni (PPP) were elected in Dapil III.

The plenary meeting of the city’s DPRD in taking the oath of the new legislators was based on the East Java Governor’s Decree No. 171.45/867/011:/2019 on the inauguration of Probolinggo City’s DPRD legislators of 2019-2024.

In the meeting, a temporary leader was appointed until the organizational structure is finally formed. Abdul Mujib (PKB) and Haris Nasution (PDI Perjuangan) whose political party reach the highest vote have been appointed as the temporary Speaker and Deputy Speaker of the city’s DPRD.

“We will do our best in doing this (duty), to collect and materialize the people’s aspirations. We ask for your support and all people in doing our duty,” the temporary Speaker, Abdul Mujib said.

The DPRD members will then discuss the appointment of the speaker. “Therefore, we need full support from all sectors, and to have a good relationship with the executives which is the local government. We’d like to have a good collaboration and coordination with the regional government to create effective governance,” Abdul Mujib added.

Meanwhile, Mayor Hadi Zainal Abidin has expressed his thanks to the 2014-2019 DPRD members who had done their duty successfully along with the government.

“For the new members, I’d love to congratulate them for the inauguration. May they materialize the people’s aspirations, and along with the government, to create a better Probolinggo city. Many programs needed by the people and it needs the DPRD member’s participation,” said the mayor, popularly known as Habib Hadi.

He also hopes to have good communication and synergy with the new members in running the government program. “The success that the previous members have achieved should be increased to create innovations for the welfare of the Probolinggo people,” the mayor hopes.