PMII Siap Dukung Program Pemkot Probolinggo

Suasana saat acara pembukaan pelatihan research education bagi penggerak PMII. (Foto: Welly/Humas dan Protokol Setda Kota Probolinggo)
image_pdfimage_print

Kademangan – Pengurus Koordinator Cabang (PKC) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Provinsi Jawa Timur (Jatim) menggelar pelatihan research education, di Balai Latihan Kerja (BLK) Kota Probolinggo, Jumat (23/8). Wali Kota Probolinggo Habib Hadi membuka kegiatan tersebut yang dilakukan selama tiga hari itu, Ketua PKC PMII Jatim Abdul Ghonie turut hadir dalam kegiatan tersebut.

Ketua PC PMII Probolinggo Aulia Wahyu Alfian menyampaikan sangat berterima kasih kepada PMII Jawa Timur telah memilih Kota Probolinggo menjadi tuan rumah pada pelatihan research education.

“Saya sangat berterima kasih kepada PMII Jawa Timur memilih Kota Probolinggo menjadi tuan rumah, dan PMII Jawa Timur sangat tepat memilih Kota Probolinggo menjadi tuan rumah, karena di PMII Probolinggo sudah mendirikan research yang dilakukan oleh Ikatan Alumni PMII (IKA PMII),“kata Alfian panggilan akrabnya.

Ketua IKA PMII Probolinggo Badrus Zaman mengatakan, PMII harus mendukung program dari Pemerintah Kota Probolinggo dengan memberikan ide dan pikiran.”Apa yang telah dilakukan oleh wali kota ke depan kita harus dukung, salah satunya kebijakan yang diambil oleh Wali Kota Probolinggo tentang penutupan tempat hiburan malam, kita harus dukung kebijakan tersebut,” ucap Badrus Zaman.

Sementara itu, Wali Kota Probolinggo Habib Hadi menjelaskan PMII Probolinggo sudah mempunyai lembaga research yang sangat berkualitas, kita harus manfaatkan lembaga tersebut dengan baik jangan sampai digunakan hal-yang negatif.

“Kadang banyak hal-hal yang dilakukan oleh pihak tertentu untuk memanfaatkan kelebihan dan kekuatan dari PMII, dengan melakukan opini untuk memecahkan persatuan sehingga kekompakan tidak akan utuh,”jelas Habib Hadi.

Para penggerak PMII harus terus melakukan terobosan-terobosan untuk mewujudkan potensi-potensi yang dilakukan oleh penggerak PMII kedepan. “Maka kita harus mempunyai komitmen untuk melakukan sebuah tujuan, jika kita berkomitmen dan ada niatan maka tujuan kita akan tercapai,” tutur Habib Hadi.

Sedangkan Ketua PKC PMII Jawa Timur Abdul Ghonie mengatakan dengan diadakannya pelatihan research untuk menyiapkan kader-kader PMII untuk menganalisa persoalan kedepan dengan cara melakukan research. Pelatihan ini sangat penting untuk para penggerak PMII untuk merumuskan strategi kedepan,” kata Abdul Ghonie. (soni/humas)