Pesan Subri : Wujudkan Mimpimu Dengan 3 Hal

Wakil Wali Kota Probolinggo Soufis Subri saat sambutan pada acara seminar dan rakor pengurus cabang ISNU. (Foto: Rizal/Humas dan Protokol Setda Kota Probolinggo)
image_pdfimage_print

MAYANGAN – Ikatan Sarjana Nahdatul Ulama (ISNU) Kota Probolinggo menggelar seminar dan rakor pengurus cabang ISNU, dengan tema “Peranan Akademi Nahdlatul Ulama Dalam Membangun Kota Probolinggo Bermartabat”, pada Minggu (25/7) di Aula Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kota Probolinggo.

Ketua ISNU, Yanuar mengatakan kedepan ISNU ingin memberi sumbangsih pemikiran berupa program – program melalui Pemerintah Kota Probolinggo,  agar Pemkot lebih bermartabat sesuai dengan tema hari ini.

“Alhamdulillah, ada sekitar 120 yang hadir ini membuktikan bahwa ISNU mendapatkan simpati dari masyarakat. Dan, kami berharap Pemkot dan PCNU dapat mendukung program dari ISNU,”harapnya.

Sekertaris PCNU, Ilyas mengatakan ISNU selaku anak dari PCNU. Tentunya PCNU mengemban 2 amanah, selain menghidupkan dan menjaga nilai-nilai Ahli Sunnah wal Jama’ah, PCNU juga menjaga nilai-nilai kebangsaan yang terangkum dalam negara kesatuan republik Indonesia.

“Pilarnya ada 4 yaitu PBNU, P dengan arti Pancasila, B dengan arti Bhinneka tunggal Ika, N dengan arti NKRI, sedangkan U memiliki arti UUD 1945. Dan, siapapun yang mengganggu akan menghadapi kader NU,” kata Ilyas.

Wakil Walikota Probolinggo, Mohammad Soufis Subri yang menghadiri acara tersebut meyakinkan bahwa pada kepemimpinan Walikota Probolinggo Habib Hadi Zainal Abidin, dua organisasi terbesar Islam di Kota Probolinggo yaitu NU dan Muhammadiyah sudah di rangkul dan sudah bersinergi. “Alhamdulillah, ini merupakan modal bagi kita untuk membangun percepatan di Kota Probolinggo,”katanya.

Suasana saat acara seminar dan rakor pengurus cabang ISNU di Aula Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kota Probolinggo. (Foto: Rizal/Humas dan Protokol Setda Kota Probolinggo)

Selanjutnya, Subri mengatakan ISNU harus mempunyai semangat tinggi dalam mencapai cita citanya. Oleh karena itu ISNU harus memiliki 3 hal dalam mencapai impiannya yaitu big dream (mimpi besar),  big effort (usaha keras) dan big commitment (komitmen kuat). “Tiga hal inilah yang akan mewujudkan mimpi kalian dimasa yang akan datang, jangan takut bermimpi dan bermimpi lah setinggi mungkin disertai dengan effort (usaha) dan komitmen yang tinggi,” ujarnya.

“Sumber Daya Manusia ISNU harus diperkuat dengan jurusan yang lain, selain jurusan pendidikan agama, agar nantinya dapat bersinergi dan dapat saling mengisi dalam organisasi ISNU,”lanjutnya.

Dalam kesempatan ini pula, Wawali juga sedikit menjelaskan tentang grand design kota Probolinggo, bahwa di Kota Probolinggo di bagi menjadi 3 wilayah, yaitu wilayah selatan, tengah dan utara. Dimana, untuk wilayah selatan akan diperkuat disektor pertanian, peternakan dan perikanan darat, ditengah akan diperkuat dengan perdagangan dan jasa, sedangkan di Utara akan diperkuat oleh sektor kelautan. “Kita tahu bahwa laut Kota Probolinggo sangat menguntungkan, dimana laut kota Probolinggo termasuk laut terbaik nomor dua di Jawa Timur. Dan,potensi kelautan jika dicreate (diolah) dengan baik akan dapat memakmurkan 3 wilayah sekaligus ” terangnya.

“Saya berharap, janganlah kita fanatik yang berlebihan terhadap satu organisasi, organisasi itu bukan agama, kita harus rasional, kedepankan intelektual kita,” harap Wawali.

Kegiatan pagi itu juga dihadiri oleh Wakapolresta, Ketua DPRD Kota Probolinggo Sementara, perwakilan dari PCNU, IPPNU, Akademi UPM, Akademi STAI Muhammadiyah Kota Probolinggo, akademi Setia Bayuangga, Iwapi, PMII, HMI, dan GMNI. (Mita/humas).