Bagikan Bingkisan Bagi Veteran di Hari Kemerdekaan

image_pdfimage_print

 

Rangkaian kegiatan HUT Kemerdekaan ke – 72 RI  selalu ditandai dengan pelaksanaan detik-detik proklamasi. Bertempat di Alun-alun Kota Probolinggo, Kamis (17/8), detik-detik proklamasi berlangsung dengan khidmat dan lancar. Menandai hari kemerdekaan ini, Pemerintah Kota Probolinggo menyerahkan bingkisan kepada 60 veteran. 

Tepat pukul 10.03 detik-detik proklamasi ditandai dengan bunyi sirine dan suara bedug di Masjid Jami Raudlatul Jannah yang letaknya tepat sisi Alun-alun. Selanjutnya Ketua DPRD Agus Rudianto Ghafur membacakan naskah detik-detik di hadapan peserta dan undangan. 

Peserta upacara yang hadir diantaranya kalangan pelajar, pramuka, mahasiswa, KNPI, PNS, lurah, TNI dan Polri. Sedangkan para tamu undangan yang duduk di pendapa terdiri dari anggota FKPD beserta istri, pimpinan DPRD, pimpinan OPD (Organisasi Perangkat Daerah), Dharma Wanita Persatuan, Persit, Bhayangkari, organisasi masyarakat, organisasi pemuda, organisasi keagaamaan. 

Usai pembacaan teks proklamasi, Kepala Kemenag Kota Probolinggo membacakan doa kemudian dilanjutkan pengibaran bendera merah putih oleh Paskibraka yang dikukuhkan oleh wali kota, pagi tadi. Nyaris mulus tanpa kendala, paskibraka mengibarkan bendera merah putih hingga ke ujung tiang. Menjadi pengisi acara, paduan suara yang berada di panggung Garuda menyanyikan lagu “Hari Merdeka”. 

Kegiatan yang disaksikan sejumlah masyarakat tersebut diakhiri dengan penyerahan bingkisan secara simbolis kepada lima veteran, selebihnya dibagikan oleh Dinas Sosial usai kegiatan detik-detik. Bingkisan tersebut berisi seragam batik veteran berikut celananya, topi dan lencana. 

“Bantuan yang kami berikan sebagai wujud terimakasih kami kepada para veteran, pejuang kemerdekaan Indonesia. Berkat perjuangan mereka jugalah kita bisa merasakan kemerdekaan seperti sekarang,” tutur Wali Kota Probolinggo Rukmini. (famydecta/humas)

 

Seconds prior to proclamation always marks the anniversary of Indonesia Independence. Located at the city square, Thursday (17/8), that moment runs well. To mark the independence, Probolinggo Municipality handed over gifts to 60 veterans.

At 10.03 am, seconds prior to proclamation was marked by the sound of siren and the sound of bedug (large drum suspended horizontally at mosque to summon the prayers) at mosque Raudlatul Jannah which is located at the side of the square. Then, the chairman of city council Agus Rudiyanto Ghafur read the text of seconds prior to proclamation.

 The participants of ceremony were students, college students, civil servants, and others. Meanwhile, the attendees were the member of FKPD, leaders of city council, working units, Dharma Wanita, youth organization, religious organization, etc.

Then, the head of Religion Affairs Ministry of Probolinggo City led the pray, continued by waving Indonesian flag, done by Flag Hoisting Unit (Paskibraka) who were inaugurated by the mayor before. It all went well, Paskibraka displayed the flag to the top. At the stage of Garuda, the vocal groups sang “Hari Merdeka”.

The event witnessed by the citizens was ended by delivering gifts to the veterans. The gift consists of batik uniform with pants, hat, and a badge.

“This is a form of our thankfulness to the vet, the heroes of Indonesia Independence. Thanks to them, we can taste the Independence now,” said Mayor Rukmini.(translator:alfienhandiansyah)

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.