Wawali Mendukung Adanya Program Taspen Save

Wakil Wali Kota Probolinggo gelar audiensi dengan PT. Taspen Malang. (Foto: Rifki/Humas dan Protokol Setda Kota Probolinggo)
image_pdfimage_print

Kanigaran- PT. Taspen Malang melakukan audiensi bersama Wakil Wali Kota Probolinggo, Muhammad Soufis Subri di ruang transit Kantor Wali Kota Probolinggo, Senin (26/8). Nampak hadir mendampingi Wakil Wali Kota dalam audiensi tersebut, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber daya Manusia (BKPSDM), Rahma Decta Antariksa, Kepala Badan Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD), Imanto dan Plt. Inspektur, Tartib Goenawan.

Kepala cabang PT Taspen Malang, Yudi Budi Wiriyanto menyampaikan pertemuan kali ini bertujuan untuk melaporkan permasalahan dalam klaim otomatis yang sudah dilakukan oleh PT. Taspen bersinergi dengan BKPSDM Kota Probolinggo. “Pemakaian aplikasi sim gaji oleh BPPKAD Kota Probolinggo sudah bagus, termasuk laporan semester I kepada Kementerian Keuangan,” katanya.

Yudi juga mengatakan bahwa PT. Taspen sudah meluncurkan aplikasi untuk mempermudah pembayaran pensiun melalui transfer dan akan diberitahukan kepada penerima pensiun melalui SMS notifikasi. “Dengan aplikasi ini penerima pensiun bisa menerima hak pensiunannya lebih cepat. Dan para penerima pensiunan tidak perlu lagi ke PT Taspen Malang,” ucap Yudi.

Yudi juga menjelaskan PT. Taspen mempunyai program Top Up  Tunjangan Hari Tua (Taspen Save) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN). Program Taspen Save ini sudah berjalan sejak bulan lalu, dan sampai saat ini, pesertanya masih berjumlah 96 orang dari 13 Organisasi Perangkat Daerah (OPD).  Peserta dari Program Taspen Save ini dapat menyetor premi minimal Rp. 100 ribu dan maksimal 2 juta tiap bulannya.

“Program Taspen Save tersebut banyak manfaatnya. Para penerima pensiun nantinya akan menerima 3 tabungan sekaligus dari Tunjangan Hari Tua (THT), Pensiunan Pertama dan dari Program Top Up. Nantinya, program Top Up tersebut bisa dibuat modal untuk berwirausaha. Mudah-mudahan kepesertaan  program Top Up di Kota Probolinggo bisa bertambah,” ujar Yudi.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Wali Kota Probolinggo, Muhammad Soufis Subri menyampaikan kebanyakan para ASN yang menjelang masa pensiun, dana  pensiunan yang di dapat kemungkinan bisa dibuat kebutuhan seperti beli mobil, beli rumah dan untuk biaya umroh atau Haji.

Subri juga menyampaikan kepada Kepala BKPSDM untuk mensosialisasikan program dari PT Taspen ini kepada seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Para ASN di Kota Probolinggo. “Program ini sangat bagus, untuk membantu bagi para ASN yang menjelang purna tugas untuk berwirausaha. Program Top Up ini nantinya bisa dibuat modal berwirausaha, sehingga ASN yang pensiun bisa kembali beraktivitas dan produktif ,”ujarnya. (Noviati/Humas)