Laporkan Pertanggungjawaban Anggaran 2016

image_pdfimage_print

 

Masih dalam suasana peringatan hari ulang tahun (HUT) ke-72 Republik Indonesia, hari ini, Jumat (18/8), Wali Kota Probolinggo Rukmini menyampaikan nota penjelasan terhadap Raperda tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Kota Probolinggo Tahun 2016 kepada anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) setempat. 

Mengawali penjelasannya, wali kota mengatakan bahwa tahun ini Kota Probolinggo telah mendapatkan berbagai prestasi/penghargaan, diantaranya Parasamya Purnakarya Nugraha, Adipura, Satya Lencana, Pastika Parahita, dan lain sebagainya. 

“Perlu diketahui, bahwa laporan pertanggungjawaban untuk tahun anggaran 2016 telah diperiksa oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Jawa Timur, dan mendapat opini Wajar Dengan Pengecualian (WDP),” terang wali kota. 

Dia juga mengharapkan hal ini patut disyukuri dan dimaklumi karena laporan keuangan berbasis akrual ini masih dua tahun diterapkan di Kota Probolinggo. “Perlu adanya penyesuaian dan dukungan dari seluruh pihak, baik legislatif maupun eksekutif guna meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) kembali,” ujarnya.

Dalam penjelasan kali ini, terlihat bahwa dari anggaran belanja sebesar Rp 1 trilyun, terserap sebesar kurang lebih Rp 911 milyar atau sebesar 80,75%. Dari 30 urusan yang ada, baik urusan wajib maupun pilihan, urusan wajib pendidikan yang minim penyerapan. 

“Dari anggaran kurang lebih Rp 73 milyar, anggaran yang terealisasi sebesar Rp 36 milyar atau sebesar 49 persen,” terang Rukmini. Sedangkan untuk anggaran dengan realisasi terbesar adalah urusan penataan ruang dengan anggaran Rp 1 milyar dan terserap sebesar 95,49%.

Wali Kota Rukmini pun mengatakan akan memperhatikan usulan dan saran yang bersifat konstruktif dan harus mengedepankan obyektifitas dan urgensi yang ada. “Mudah-mudahan pembahasan raperda ini sesuai dengan jadwal yang telah disepakati dan dapat selesai pada waktunya,” tutupnya.

Rapat paripurna yang dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Agus Rudiyanto Ghofur, dihadiri oleh 24 anggota DPRD, para kepala satuan kerja perangkat daerah (SKPD), dan lurah di lingkungan Pemerintah Kota Probolinggo. (hariyantia/humas)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.