Wali Kota Dukung Pembibitan Atlet Tenis Meja

Wali Kota Probolinggo ikut bermain tenis meja berpasangan dengan atlet terbaik Kota Probolinggo. (Foto: Rizal/Humas dan Protokol Setda Kota Probolinggo)
image_pdfimage_print

KEDOPOK – Untuk pertama kali, Kejuaraan Open Turnamen Tenis Meja Piala Wali Kota Cup 1, se- Jawa Timur dan Bali dilaksanakan di Kota Probolinggo. Sebanyak 250 atlet mulai bertanding di GOR Mastrip, Kedopok Kota Probolinggo, Sabtu (31/8). Turnamen yang digelar selama dua hari (sampai 1 September) tersebut dibuka Wali Kota Probolinggo Hadi Zainal Abidin, didampingi Wakil Wali Kota Mochammad Soufis Subri dan Pj Sekda Achmad Sudiyanto.

Ketua Panitia, Ridwan melaporkan kejuaraan ini mempertandingkan 4 kategori yakni kategori kelas pelajar umur 14 tahun ke bawah putri, kategori kelas pelajar 18 putra-putri. Sedangkan kategori devinisi lima untuk umur 35 tahun ke atas dari kategori umum dan instansi, BUMN, BUMD dan Perusahaan. Turnamen ini diikuti dari 21 kabupaten/kota seperti Banyuwangi, Tuban, Bojonegoro dan Madura. Sedangkan atlet dari Bali tidak bisa bertanding karena ada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov).

“Semoga kegiatan ini diadakan setiap tahunnya. Saya berharap kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga untuk memberikan pembinaan kepada siswa-siswi di tingkat Sekolah Dasar (SD) untuk memperkenalkan cabang olahraga tenis meja. Karena cabang tenis meja ini masih minim digemari oleh anak-anak,” kata Ridwan.

Ketua Umum PTMSI Kota Probolinggo, Umar Sa’i menjelaskan turnamen tenis meja piala Wali Cup ini merupakan kegiatan pertama kali digelar di Kota Probolinggo, sekaligus salah satu rangkaian agenda Semipro (Seminggu di Kota Probolinggo) tahun ini. Untuk peserta atlet dari Kota Probolinggo sebanyak 60 peserta. “Atlet-atlet di Kota Probolinggo, sangat berpotensi dan bisa dikatakan atlet yang luar biasa, terutama di kancah Jawa timur,” ujarnya.

Menurut Umar, kegiatan ini bertujuan untuk memasyarakatkan olahraga terutama di cabang tenis meja. “Kejuaraan ini bisa memberikan kesempatan bagi atlet-atlet pemula, untuk lebih aktif lagi meningkatkan prestasinya terutama di cabang olah raga tenis meja,” imbuhnya.

Tidak ketinggalan Wakil Wali Kota turut ikut bertanding berpasangan dengan atlet Kota Probolinggo. (Foto:Rizal/Humas dan Protokol Setda Kota Probolinggo) 

Salah satu tim juri PTMSI Jawa Timur, Rusly menyampaikan untuk kriteria penjurian diutamakan atlet-atlet berprestasi dari babak awal. Dengan menggunakan sistem pool dan para atlet berkompetisi untuk maju dibabak berikutnya. Selanjutnya mempergunakan sistem gugur sampai di grand final serta memantau atlet-atlet berbakat yang mengikuti kejuaraan tahun ini. Babak berikutnya menentukan para pemenang.

“Turnamen tenis meja ini merupakan kali pertama di Kota Probolinggo untuk event Jawa Timur. Semoga dengan kegiatan ini ada bibit atlet yang berkualitas yang lahir dan muncul di Kota Probolinggo. Saya berharap kedepannya kegiatan untuk di evaluasi cara pengembangannya,”ucap Rusly.

Sementara itu, Wali Kota Hadi Zainal Abidin menyampaikan turnamen tenis meja wali kota cup tahun 2019 termasuk dalam rangkaian kegiatan semipro. “Kegiatan ini dapat menjalin silaturahmi antar pemain tenis meja khususnya di wilayah Kota Probolinggo. Saya berharap lewat turnamen ini akan muncul pemain-pemain pemula di cabang tenis meja. Karena saat ini atlet tenis meja sangatlah minim. Pemerintah akan memperhatikan cabang olahraga, khususnya di cabang olahraga tenis meja, karena saya senang berolah raga,” tuturnya.

“Jangan sampai kita bisa membibit tapi tidak bisa mengawal sampai berikutnya. Ini bentuk komitmen saya kedepan, harus ada perhatian jangan sampai orang lain memetik keberhasilan bibit yang sudah kita tanam ini. Kedepannya turnamen ini menjadi agenda rutin setiap tahun,”jelasnya.

Usai sambutan, Wali Kota Habib Hadi dan Wawali Subri ikut meramaikan perlombaan dengan bertanding dua atlet terbaik putri di Kota Probolinggo yakni Rani dan Misella. Untuk pertandingan ganda wali kota berpasangan dengan Rani sedangkan wawali berpasangan dengan Misella meraih skor 11-2. Di permainan tunggal antara wali kota dan wawali, berhasilan dimenangkan wali kota dengan skor 5-4. (noviati/humas)

Foto bersama. (Foto:Rizal/Humas dan Protokol Setda Kota Probolinggo)