Salah satu kesenian etnis Arab yang memeriahkan Semipro. (Foto:Rifki/Humas dan Protokol Setda Kota Probolinggo)
image_pdfimage_print

Mayangan– Agenda Semipro (Seminggu di Kota Probolinggo) kembali digelar Pemerintah Kota Probolinggo. Tahun ini merupakan gelaran Semipro ke-XI. Yang berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, tahun ini Semipro diselenggarakan di Stadion Bayuangga Kota Probolinggo. Sabtu (31/8) malam, berbagai hiburan, kuliner dan kesenian ditampilkan. Salah satunnya tarian lokal, Sufi yang berkolaborasi dengan musik R&B, serta Balasik featuring Dua Saheera.

Masyarakat Kota Probolinggo sangat antusias menyaksikan kesenian lokal maupun kesenian modern malam itu. Berbagai hiburan di tampilkan di panggung utama, seperti SD Negeri Mangunharjo VI yang menampilkan tarian Seseh. SMP Negeri 1 Kota Probolinggo juga tampil dengan tari selar.

Putri Indonesia Jawa Timur 2019, Bella Sandra turut hadir memeriahkan gelaran semipro kali ini. Kedatangannya sebagai salah satu duta pariwisata, yang nantinya akan mempromosikan gelaran Semipro ke kota-kota lainnya.

Staf Ahli Wali Kota Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik, Paeni yang berkesempatan hadir dalam acara itu mengungkapkan pandangannya terkait panggung utama Semipro. “Panggung utama Semipro ini digunakan untuk menghibur masyarakat. Untuk itu, di panggung utama ini akan ditampilkan beragam tampilan seni dan aneka ragam hiburan. Sesuai dengan tema Semipro “Full Colour” seni budaya kita bermacam-macam,” ujar Paeni.

Diawali malam ini tampilan seni budaya cukup beragam, ada kesenian dari etnis arab dan tampilan dari etnis jawa. “Semoga kegiatan ini bisa memberikan semangat baru bagi generasi muda terhadap seni budaya lokal untuk terus dikembangkan, tidak boleh berhenti. Pemerintah berkewajiban mendorong, mendukung, dan menfasilitasi dari semua elemen masyarakat yang berkesenian. Karena itu adalah salah satu sektor penting urusan pemerintah yang harus dilakukan,” tambahnya.

Masih menurut Paeni, kegiatan ini sebagai wadah besar, khususnya generasi muda dan generasi milenial untuk mengembangkan potensi kreasi apapun di bidang seni, budaya, ekonomi dan industri. Pemerintah hanya menfasilitasi, memberikan inovasi, dan dukungan untuk mensukseskan.

“Pemerintah Kota Probolinggo harus lebih prospektif untuk menata masa depan Kota Probolinggo lebih baik bersama masyarakat. Saya berharap Kota Probolinggo semakin hari semakin baik, maju dengan Wali Kota yang baru. Karena semangatnya semangat baik, benar mengatur dan mengurus untuk kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.

Dua saheera, malam itu menampilkan delapan lagu. Salah satunnya, lagu yang dipopulerkan oleh Syahrini berjudul tobat lah tobat. “Saya merasa bangga menjadi bagian dari kegiatan Semipro malam ini. Event Semipro ini merupakan paket lengkap untuk mempromosikan wisata, budaya, kesenian baik kesenian tradisional, kesenian religi maupun kesenian modern dan kuliner,”ujar Amel, salah satu personel Dua Saheera. (Noviati/ Humas)

 

The Semipro event has again been held. It’s the ninth event since was first held in 2009. Various entertainments, culinary delights, and art performances were there at the Bayuangga Stadium, the main venue of Semipro, including local dance Sufi collaborating with R&B music, and Balasik featuring Dua Saheera.

Probolinggo people were enthusiastic to see the performances. Seseh dance and Selar dance were also performed by elementary school SDN Mangunharjo VI and junior high school SMPN 1.

East Java Putri Indonesia 2019, Bella Sandra has also appeared to enliven the event. She is one of the tourism ambassadors who will promote the event in other cities.

Expert Staff for governance, legal, and politic affairs Paeni who attended the event stated his view on the main stage of Semipro. “It’s for the people. There will be many entertainments being performed, in line with the theme of Semipro ‘Full Colour’ representing our diverse culture,” Paeni said.

“We hope the event can give us a new spirit for youth generation in developing local culture. We cannot stop. The government has to promote, support and facilitate all people who love arts. This is an important sector the government must pay attention to,” he added.

According to Paeni, the event is a huge media for the youth generation, especially millennials to develop their potentials in arts, culture, economy, and industry. We, as government, need to facilitate, make innovation, and give support to make it a great success.

“Probolinggo municipal administration must be prospective to the city with the people for a better one. I hope the city will be better with the new mayor because he has a good spirit to manage and realize social welfare,” he ended.

One of the performers Dua Saheera sang 8 songs to entertain the people, including a song titled Tobat Lah Tobat. “I’m very proud to be part of the event. It’s a complete package to promote tourism, culture, traditional and modern arts or others,” one of personnel of Dua Saheera, Amel said.