Wali Kota – Wawali Jadi Tamu Ndoro Bei JTV

Wali Kota dan Wakil Wali Kota Probolinggo serta Komandan Kodim 0820/Probolinggo saat menjadi bintang tamu drama komedi Rona Jawa Timur JTV. (Foto:Welly/Humas dan Protokol Setda Kota Probolinggo)
image_pdfimage_print

KANIGARAN – Pemimpin Kota Probolinggo ini bukannya mau jadi artis. Tapi, mereka menjadi bintang tamu drama komedi Rona Jawa Timur JTV di Kota Probolinggo yang berjudul Kota Probolinggo-ku, kota kita. Syuting program acara itu di depan kantor Wali Kota, Jalan Panglima Sudirman, Minggu (1/9) malam.

Menceritakan suatu keluarga Silo, Ulfi, Ndemo, Marfuah dan Ukil yang kedatangan tamu Wali Kota Hadi Zainal Abidin –Wawali Mochammad Soufis Subri – Dandim 0820 Letkol Inf Imam Wibowo dan Asisten Pemerintahan sekaligus Panitia Semipro 2019 Gogol Sudjarwo.

“Ibarat mobil, Pak Wali Kota ini Suzuki Katana,” ujar Silo saat menyambut kedatangan Wali Kota Habib Hadi.

“Apa itu artinya?,” sahut Marfuah, sang istri. “Sungguh-sungguh laki-laki yang kaya, tampan dan bijaksana,” sambung Silo disambut tepuk tangan penonton.

Menurut Silo, Kota Proolinggo sangat luar biasa bisa hidup rukun guyub meski ada berbagai suku, ras dan budaya. “Disini mayoritas muslim ya Pak Wali?,” tanyanya.

“Ya betul. Kota yang penuh dengan kebersamaan. Kami hidup bersama-sama satu dengan yang lain tidak ada gesekan bisa guyub dan rukun,” jawab Hadi Hadi yang mengenakan pakaian serba hitam kala itu.

Dalam dialog itu juga membahas tentang kegiatan Semipro bersama Rona Jawa Timur JTV yang mengangkat budaya di Kota Probolinggo. Ada gelaran festival ikan asap krispi, pawai budaya dan kuliner tampilan seni lainnya.

Di segmen berikutnya, masuk Wawali Subri – Dandim Imam Wibowo dan Asisten Gogol. “Nah, kalo Pak Wakil Wali Kota ini ibaratnya Suzuki Vitara. Artinya, sungguh-sungguh laki-laki vitalitas tiada tara,” timpal Silo.

Menurut Dandim, Kota Probolinggo selain banyak santri, ibadah masyarakatnya juga rajin-rajin dan kotanya bersih. Usai kegiatan yang dihadiri banyak masyarakat, usai acara semua bersih termasuk sampah plastiknya.

“Karena Pak Wali ini mendukung program nasional untuk mengurangi sampah plastik dan mengurangi penggunaan bahan baku plasik,” ujar Letkol Inf Imam Wibowo.

Ditanya oleh salah satu host soal sosok wali kota dan wawali, Gogol mengatakan punya kepala daerah yang energi, muda dan berwawasan luas. “Untuk kegiatan Semipro tahun ini berbeda dari sebelumnya, kami berharap berjalan dengan baik menghibur masyarakat sebagai sarana edukasi dan wisata,” katanya.

Dalam cerita drama tersebut, menggambarkan anak Silo dan Marfuah yang menjalin asmara dengan seorang santri. Namun santri itu kemana-mana tidak menggunakan sarung, peci atau membawa tasbih.

“Lihat akhlak dan tingkah laku. Kalau keimanan dan ketakwaan sudah bagus ya sudah. Santri tidak harus pakai sarung. Tidak menunjukkan pakai sarung atau tasbih bukan berarti tidak sedang mendalami agama. Ia memang mondok si suatu tempat sedang mempelajari agama Islam,” tutur Wawali Subri memberikan nasihat pada Silo.

“Beliau ini juga santri tapi tidak pakai sarung. Merangkul semua komunitas dan berbagai kelompok,” imbuh wawali.

Pada kesempatan itu Wali Kota Habib Hadi juga menginformasikan soal komitmen pemerintah menekan tempat kemaksiatan, peredaran miras dan narkoba.

Dalam drama itu, seniman Kota Probolinggo Mukadi juga ikut nimbrung. Ia berterimakasih karena pemerintah sudah memperhatikan kesenian di Kota Probolingo melalui kegiatan Semipro setiap tahunnya. Kota ini pun sudah sangat luar biasa meski belum setahun masa kepemimpinan Wali Kota Habib Hadi-Wawali Subri.

“Saya sebagai warga Kota Probolinggo merasa senang, gembira. Tapi Habib, bagaimana ke depan kira-kira seniman tradisi yang ada di Kota Probolinggo ini,” tanya Mukadi.

Habib Hadi mengatakan, pihaknya akan selalu berupaya memberikan ruang bagi seniman di Kota Probolinggo untuk berkreasi dan menghasilkan karya. “Menggali seni tradisi di Kota Probolinggo, maka semakin banyak aset kesenian kita. Kita harus mengeksplor seni dan budaya untuk didorong mendukung Kota Probolinggo sebagai penyangga wisata yang ada di sekitarnya yaitu Bromo Tengger Semeru,” jelas mantan Anggota DPR RI ini. (famydecta/humas)

Wali Kota dan Wakil Wali Kota beserta para tamu undangan melihat tampilan drama komedi Rona Jawa Timur JTV. (Foto: Welly/Humas dan Protokol Setda Kota Probolinggo)