Basket Pengrajeh Telok Lawan Telok Berlangsung Seru

Wali Kota Habib Hadi sangat semangat ikut bermain Bola Basket. (Foto:Rizal/Humas dan Protokol Setda Kota Probolinggo)
image_pdfimage_print

MAYANGAN – Ada pemandangan yang seru dan lucu saat para pengrajeh (pemimpin) di Kota Probolinggo bertanding basket telok lawan telok (3on3) di lapangan basket GOR A.Yani, Senin (2/9) sore. Tim Wali Kota Probolinggo Hadi Zainal Abidin menang melawan tim dari Staf Ahli Nanang Agus Santoso, dengan skor 4-2.

Tim Wawali Mochammad Soufis Subri melawan tim Dandim 0820 Letkol Inf Imam Wibowo. Tim wawali terdiri dari Asisten Pemerintahan Gogol Sudjarwo, Kepala Dinas Perkim Agus Hartadi dan sejumlah kepala OPD lainnya.

Kajari Martiul, Kapolsek Mayangan Kompol Ahmad Firman pun ikut bertanding 3on3 setengah lapangan dengan durasi kurang lebih 10 menit. Aturan dalam telok lawan telok pengrajeh ini, pemain boleh dribble (menggiring bola), passing (mengumpan atau oper kepada teman satu tim) dan shooting (memasukkan bola ke keranjang).

Pertandingan sore itu ditutup dengan tim TNI lawan Polri dan tim dari ibu-ibu yang hadir kala itu. Wali Kota Habib Hadi begitu antusias dengan salah satu olahraga yang digemarinya ini. Ia tidak meloloskan para pengrajeh yang enggan bertanding. Semua harus ikut unjuk kebolehan di lapangan basket itu.

“Tentunya, bertanding bola basket ini merefresh ya. Dimana kami sehari-hari banyak kerjaan pasti ada kejenuhan maka perlu hal baru. Olahraga juga untuk menjaga kesehatan,” tuturnya saat ditemui usai pertandingan berlangsung.

Wawali Soufis Subri mencoba memasukkan bola kedalam keranjang. (Foto:Rizal/Humas dan Protokol Setda Kota Probolinggo) 

Selain di pemerintahan, wali kota juga mengajak berbagai unsur forkopimda seperti kejaksaan, pengadilan, TNI dan Polri untuk olahraga bersama. “Ke depan bisa lakukan komunikasi dengan baik, menjalin kekompakan lewat olahraga. Alhamdulillah semua bisa walaupun tidak seperti atlet di TV ya tapi ini sangat luar biasa,” kata Habib Hadi yang terakhir bermain basket saat masih sekolah dulu.

“Agak menakutkan sih soalnya tinggi. Tapi overall kami semua bersenang-senang, seru,” sahut Wawali Subri yang juga enjoy saat bertanding melawan sejumlah kepala OPD.

Sementara itu, Ketua Perbasi Kota Probolinggo Budi Krisyanto menjelaskan, program kerja Perbasi diantara pembibitan, pelatihan wasit, menambah keterampilan pelatih dan memasyarakat bola basket menjadi olahraga yang merakyat.

Untuk itu, selain ikut memeriahkan Semipro ke XI , pertandingan telok lawan telok ini agar kepala OPD lebih mengerti tentang olahraga bola basket. Harapannya, ada perhatian lebih agar basket menjadi olahraga yang merakyat.

“Eksistensi olahraga basket sudah kami perbaiki kualitasnya. Seperti memperbaiki kualitas lapangan di GOR A.yani, Alun-alun dan di sekolah-sekolah. Kalau pengrajeh ini memainkan basket biar bisa merasakan sendiri dan nantinya ada empati atau mengusulkan sesuatu,” imbuh Budi Kris yang juga Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Probolinggo ini. (famydecta/humas)