Padukan Orkes Musik dan Tari Tradisional

Para penari tradisional saat tampil diatas panggung utama Semipro ke XI. (Foto:Rizal/Humas dan Protokol Setda Kota Probolinggo)
image_pdfimage_print

MAYANGAN – Panggung utama Semipro XI tahun 2019 memang dibikin berbeda. Tidak melulu memberikan sajian musik saja, di panggung ini berbagai bentuk kesenian di kolaborasi. Misalnya saja tampilan di Selasa (3/9) malam yang mengajak komunitas bikers dipadukan dengan orkes musik dan tari tradisional.

Kedatangan Wawali Mochammad Soufis Subri bersama komunitas RX King Kota Probolinggo di panggung utama yang terletak di Stadion Bayuangga. Wawali mengendarai motor RX King lengkap dengan syal dan topi. “Lho itu Pak Subri naik sepeda motor. Mana Habib (wali kota)?,” celetuk seorang warga yang melihat wawali melintas di depannya.

Dari sisi utara panggung, nampak Wali Kota Hadi Zainal Abidin memilih naik mobil patwal milik Dinas Perhubungan (Dishub) setempat. Dua orang pemimpin yang masih berjiwa muda ini menarik perhatian masyarakat yang sudah memadati stadion malam itu.

Di atas panggung, Wawali Subri bersama komunitas RX King dan OM New Monata yang digawangi oleh Sodiq menyanyikan lagu Indonesia Raya. Seisi stadion pun ikut berdiri dan menyanyikan lagu kebangsaan Republik Indonesia.

Wawali Mochammad Soufis Subri bersama komunitas RX King Kota Probolinggo saat menuju panggung utama Semipro. (Foto:Rizal/Humas dan Protokol Setda Kota Probolinggo)

Setelahnya, Sodiq pun mengajak komunitas dan masyarakat bernyanyi. “Kita akan menyanyikan mars RX King ya,” kata penyanyi asal Pasuruan itu. Yang dimaksud oleh pria berambut gimbal itu adalah lagu miliknya yang berjudul RX King. Tak ayal, semua komunitas dan penonton pun ikut bernyanyi sambil berjoget.

Kemudian setelah lagu musik dangdut islami dilantunkan, tiba giliran tampilan seni tari yang dibawakan para pelajar. Ada tari Bapang Malang yang menceritakan seorang tokoh yang memiliki kepribadian yang bangga akan sanjungan; tari mbanyu mengisahkan kegiatan penduduk yang mencari air menggunakan bumbung.

Tari remo bolet yaitu tarian untuk penyambutan tamu agung; dilanjutkan tari ting genting (ris baris) tentang tarian prajurit yang melawan penjajah dan terakhir ada tari kipas bayuangga, tarian yang menggambarkan Kota Probolinggo sebagai kota angin.

Penampilan tarian ini diacak bergantian dengan lagu dangdut islami. OM New Monata hadir dengan penyanyi andalannya, selain Sodiq ada Lies Damayanti, Ani Arlita dan Fibri Viola. (famydecta/humas)

Penampilan dari orkes OM New Monata dalam menghibur warga Kota Probolinggo. (Foto:Rizal/Humas dan Protokol Setda Kota Probolinggo)