Pemkot Bakal Cover Bantuan KRTP 

image_pdfimage_print

 

Kota Probolinggo menjadi salah satu kota dengan penerima program Jalin Matra (Jalan Lain Menuju Mandiri dan Sejahtera) Provinsi Jawa Timur tahun 2015-2018. Hal tersebut dipaparkan di rapat terbatas Wali Kota Probolinggo dengan beberapa dinas terkait, diantaranya Bappeda, Dinas Sosial,  Badan Pendapatan dan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD), camat, Senin (21/8). 

Penerima program Jalin matra adalah para janda yang menjadi kepala keluarga (Kepala Rumah Tangga Perempuan (KRTP)) atau rumah tangga yang mempunyai kepala keluarga sebagai penyandang disabilitas. KRTP penerima program ini mengacu pada data kemiskinan Pemutakhiran Basis Data Terpadu (PBDT) tahun 2015. 

“Dari 447 KRTP yang terdata, pemerintah provinsi hanya menyediakan bantuan sebanyak 399 KRTP masing-masing sebesar Rp 2.500.000,” jelas Kepala Bappeda dan Litbang Budiono Wirawan. 

Selain itu, juga termasuk honor pendamping, operasional Pokmas (Kelompok Masyarakat) sebesar 5% dan bantuan khusus kepada pemerintah kota untuk mendukung pelaksanaan program Jalin matra, yang digunakan untuk operasional sekretariat, sosialisasi, pembinaan, pelaporan, dokumentasi, publikasi, dan monitoring dan evaluasi. Semua anggaran yang bersumber dari APBD Provinsi Jawa Timur itu akan digelontorkan pada tahun 2018. 399 KRTP penerima Jalin Matra tersebar di 12 kelurahan di Kota Probolinggo.

Kepala Dinas Sosial Zainullah mengatakan, pihaknya telah mengadakan sosialisasi kepada para penerima dan lurah. “Hari ini tim dari pemerintah provinsi, yang bekerja sama dengan Universitas Brawijaya melakukan verifikasi data dan melakukan sosialisasi kepada para penerima program Jalin Matra,” terang Zainullah. 

Dia menjelaskan bahwa data yang sudah masuk, tidak bisa diganti dengan yang lain. “Bila janda yang bersangkutan telah meninggal atau menikah, maka tidak berhak menerima bantuan tersebut, dan hal tersebut akan dikuatkan dengan berita acara verifikasi,” lanjutnya. 

Dalam rapat itu juga memutuskan akan memberikan bantuan kepada para KRTP yang tidak tercover dalam APBD Provinsi Jawa Timur. “Jadi untuk KRTP yang tidak tercover provinsi, akan kita berikan bantuan melalui Perubahan Anggaran Keuangan (PAK) Kota Probolinggo tahun 2017,” kata wali kota. 

Rukmini juga berpesan kepada para camat untuk bekerja cepat melakukan verifikasi ulang data PBDT tahun 2015 yang telah dilakukan oleh pemerintah provinsi, dan melakukan pendampingan dalam pembuatan proposal bantuan. “Untuk para camat, ndang budhalo (cepat berangkat), karena waktunya sedikit, kita harus kerja cepat,” pesannya. Untuk besaran bantuan, disamakan dengan bantuan dari provinsi, yakni Rp. 2.500.000.

Disetujui pula bentuk bantuan ini akan diberikan dalam bentuk uang tunai. “Tolong DPPKAD disiapkan NPHD (Naskah Perjanjian Hibah Daerah) nya, dan jangan lupa monev (monitoring evaluasi) dan pendampingannya, sehingga tujuan pemberian bantuan tersebut terwujud,” ujar wali kota. Tujuan dari program Jalin Matra ini untuk mempercepat dan memperluas penanggulangan kemiskinan di Provinsi Jawa Timur. (hariyantia/humas)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.