Masyarakat Berharap Tahun Depan Diadakan Lagi

Wali Kota dan Wakil Wali Kota Probolinggo berkunjung ke salah satu torseba yang melakukan diskon besar-besaran dalam rangka Hari Jadi Kota Probolinggo ke 660. (Foto:Rizal/Humas dan Protokol Setda Kota Probolinggo)
image_pdfimage_print

MAYANGAN – Diskon besar-besaran dalam rangka Hari Jadi ke 660 Kota Probolinggo di tiga toserba disambut antusias masyarakat yang luar biasa. Pemandangan itu disaksikan sendiri oleh Wali Kota Hadi Zainal Abidin, Wawali Mochammad Soufis Subri dan kepala OPD saat mendatangi tiga toserba, Rabu (4/9) siang.

Lokasi pertama yang dituju Graha Mulia (GM) Toserba. Kedatangan keduanya juga tak luput dari perhatian masyarakat khususnya emak-emak. Mereka heboh. Ribet dengan barang belanjaan tapi ingin berfoto atau sekadar menyapa Habib Hadi dan Subri.

Di GM juga ada diskon fashion 20-50 persen, sedangkan sembako yang didiskon ada gula dan minyak. Diperkirakan hampir 300 paket sembako baik gula atau minyak sudah habis terjual.

“Masyarakat banyak yang datang, ramai sekali. Dan, jelas ada peningkatan penjualan di tempat kami. Kami akan mendukung kegiatan kayak begini diadakan lagi,” kata Supervisor GM Yuliana.

Bergeser ke supermarket Sinar Terang yang juga ada di Jalan Dr Soetomo, pemandangan serupa terjadi. Pengunjung berkerumun meminta foto dua kepala daerah tersebut. Nampaknya kunjungan wali kota dan wawali bikin heboh suasana semua toserba yang didatangi.

Menurut pemilik supermarket Sinat Terang, Hasbuni Jaya, karena pemberlakuan diskon mendadak jadi pengaturannya bikin kalang kabut. Tahun depan, ia berharap tiga bulan sebelumnya bisa dipersiapkan supaya bisa minta promo dari pabrik.

“Mungkin bisa lebih banyak lagi tahun depan karena antusiasme masyarakat luar bisa. Kami sangat mendukung ada diskonan seperti ini biar masyarakat juga tahu kalau kami ikut berpartisipasi membantu Pemerintah Kota Probolinggo supaya lebih maju,” ujar pria berkacama itu.

Sinar terang menjual gula 1 kg dengan harga 10 ribu (harga sebelum diskon Rp 11.500), beras 5 kg dari harga Rp 60 ribu turun menjadi Rp 45 ribu. Dan, minyak goreng 1 liter dijual Rp 10 ribu (harga asli sekitar 11 ribu). “Kami ngeluarkan 200 (bungkus) ternyata masih kurang, nambah sampai 400. Minyak 50 karton,” imbuhnya.

Sementara itu, salah satu pengunjung di KDS toserba mengaku senang dengan adanya diskonan di Hari Jadi Kota Probolinggo. “Sudah puas belanjanya tapi jenis dan barang kurang banyak. Beras juga sudah habis. Menurut saya tahun depan harus diadakan lagi tapi barang dan jenisnya lebih banyak. Jangan beras saja tapi perlengkapan bayi juga,” tutur Ulfa, warga Kelurahan Pakistaji yang tahu info diskonan ini dari media sosial (medsos).

Wakil Wali Kota saat meninjau barang yang didiskon oleh toserba di Kota Probolinggo. (Foto:Rizal/Humas dan Protokol Setda Kota Probolinggo)

Wawali Subri yang ikut memantau jalannya diskonan mengatakan, tiga toserba sudah menjalankan kesepakatan yang sudah dibuat. Yaitu memberikan diskon beberapa item sembako dan permainan anak-anak.“Harapan kami ke depan, karena ini disambut baik oleh masyarakat bisa dijadikan agenda tahunan setiap Hari Jadi Kota Probolinggo, sesuai petunjuk Bapak Wali Kota,” tuturnya.

Soal banyaknya masukan dari masyarakat yang berharap ada tambahan jenis dan barang, Subri menerima saran tersebut. “Tentunya itu masukan yang bagus buat kami. Masukan ke depan sehingga programnya lebih sempurna agar masyarakat terlayani dengan harga terjangkau,” tambah Subri. (famydecta/humas)