Ludruk, Lestarikan Budaya Lokal

image_pdfimage_print

 

Pemerintah Kota Probolinggo melalui Dinas Kebudayaan Kota Probolinggo menggelar acara ludruk remaja dan ludruk tradisional. Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka memperingati HUT ke – 72 Republik Indonesia dan Hari Jadi Ke – 658 Kota Probolinggo. 

Acara ini dibuka langsung oleh Wali Kota Probolinggo Rukmini, tampak hadir Plh Sekda Ahmad Sudiyanto, para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lapangan Jati pada Sabtu, (26/8). 

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata menjelaskan maksud kegiatan ini tidak lain untuk meningkatkan, kualitas, kreativitas dan produktivitas pelaku seni khususnya seniman ludruk, serta melestarikan kesenian ludruk remaja dan tradisional serta reog yang merupakan tarian khas Jawa Timur.

“Tampilan kesenian pada malam hari ini adalah reog dari sanggar mardi budoyo, ludruk remaja dari sanggar panji laras dengan judul cindil laras, luruk tradisional dari sanggar karya damai yang dipimpin cak mukadi,” tambahnya.

Wali Kota Probolinggo mengapresiasi antusias warga Jati sangat luar biasa, untuk tahun depan kegiatan ini diharapkan bisa diadakan kembali ditempat yang sama di Kelurahan Jati. “Lestarikan budaya yang ada agar eksistensinya tetap ada, dan ludruk merupakan tontonan ini sangat positif untuk remaja,” harapnya. (mita/humas)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.