Pemkot Terima Kunjungan Mantan Wali Kota Banadi Eko

Wali Kota Habib Hadi dapat cinderamata dari mantan Wali Kota Probolinggo Banadi Eko. (Foto:Rifki/Humas dan Protokol Setda Kota Probolinggo)
image_pdfimage_print

KANIGARAN – Masih dalam balutan kemeriahan Hari Jadi ke 660 Kota Probolinggo, Wali Kota Hadi Zainal Abidin dan Wawali Mochammad Soufis Subri menerima kunjungan mantan Wali Kota Probolinggo periode 1999-2004, Banadi Eko bersama istri Yuli Erlita.

Mantan orang nomor satu di Kota Probolinggo itu disambut juga oleh kepala OPD (Organisasi Perangkat Daerah) di lingkungan Pemerintah Kota Probolinggo, disela Apel Hari Jadi, Rabu (4/9). Pertemuan itu dilakukan di Sabha Bina Pradja. Sembari bersantap siang, Banadi Eko ngobrol dengan Habib Hadi dan Subri serta mantan anak buahnya. Pada kesempatan itu, wali kota menyerahkan buku biografi berjudul “Drs.H.Banadi Eko, MSi Wali Kota Probolinggo Era Reformasi”.

“Ini karena ada acara Hari Jadi, jadi saya meninjau kesini. Meninjau kawan-kawan disini,” kata Banadi Eko. Ia mengaku sejak dilantik, ia belum pernah bertemu dengan Wali Kota Habib Hadi dan Wawali Subri.

“Baru ketemu sekarang dan saya ucapkan selamat sudah menjabat wali kota dan wakil wali kota. Semoga bisa menjalankan pemerintahan yang sudah bagus ini untuk dilanjutkan lagi. Yang kurang sempurna disempurnakan. Saya rasa birokrasi sudah baik tinggal membenahi disana-sini,” kata mantan wali kota ini.

Banadi Eko juga mendengar soal tidak diteruskannya izin operasional tempat hiburan malam oleh Wali Kota Habib Hadi. Banadi pun mendukung jika kebijakan itu dianggap bagus oleh masyarakat, tokoh masyarakat, tokoh agama.

“Perlu disambut baik (kebijakan itu) dengan bagus karena semua daerah melaksanakan semua itu. Seperti di Surabaya, Wali Kota Risma juga menutup tempat lokalisasi. Itu contoh yang bagus dan perlu diterapkan di daerah lain dengan cara yang baik dan luwes,” harap Banadi Eko.

Kepala daerah yang waktu itu belum memiliki wakil tersebut mengaku merasa tersanjung dengan buku yang diberikan untuknya. “Karena selama saya menjabat disini tidak sempat menghimpunnya dan pemda bisa menyempurnakan dan diberikan ke saya sebagai kenang-kenangan selama saya di Kota Probolinggo. Kenang-kenangan untuk di masa mendatang,” ujar Banadi yang kini tinggal di Malang.

Wali Kota Habib Hadi menambahkan, kedatangan mantan wali kota untuk mengucapkan terima kasih. Bagaimana pun juga, lanjut wali kota, Banadi Eko sudah pernah menorehkan banyak prestasi dan kebijakan. Buku yang berisi perjalanan kepemimpinan Banadi Eko harus diapresiasi, menjadi amanah dan kewajiban untuk dilanjutkan.

“Tentunya, saya berterimakasih kehadiran beliau. Sudah berbagi pengalaman, sharing, diskusi dan berkomunikasi tentang banyak pandangan. Kami akan menjalin komunikasi lebih intens untuk mendapat masukan apa dari apa yang diharapkan oleh beliau untuk masyarakat Kota Probolinggo,” tutur Habib Hadi. (famydecta/humas)

Wali Kota Habib Hadi dan Wakil Wali Kota Soufis Subri serta kepala OPD foto bersama mantan Wali Kota Probolinggo Banadi Eko. (Foto:Rifki/Humas dan Protokol Setda Kota Probolinggo)