Sampai Jumpa di Semipro 2020

Ketua Semipro Gogol Sudjarwo saat menginformasikan selama kegiatan Semipro. saat penutupan Semipro (Foto:Rizal/Humas dan Protokol Setda Kota Probolinggo)
image_pdfimage_print

MAYANGAN – Gelaran Seminggu di Kota Probolinggo (Semipro) ke XI tahun 2019 resmi ditutup, Sabtu (7/9) malam oleh Wali Kota Hadi Zainal Abidin. Berbagai aspek pun ikut berdampak dari event yang dilaksanakan mulai 31 Agustus lalu itu, salah satunya aspek ekonomi.

Dari data yang disampaikan Ketua Semipro XI Gogol Sudjarwo, khusus di area Stadion Bayuangga, perputaran ekonomi mencapai hampir Rp 2 Miliar. Dalam sepekan, omzet PKL (166 orang) diperkirakan mencapai Rp 592.537.000; omzet kuliner etnis (40 orang) Rp 336 juta; omzet UMKM di tenda doom (39 UMKM) Rp 248.043.500; UMKM di tenda sanavil (48) Rp 5.371.500. Totalnya Rp 1.434.412.500.

Sedangkan parkir insidentil pada kegiatan Semipro di stadion saja sebesar Rp 12.209.000 (per 6 September). Jumlah perputaran ekonomi, baik pedagang dan parkir tersebut belum termasuk omzet di penutupan Semipro (7/9) malam yang penontonnya begitu membludak.

Di dalam tenda pameran, panitia dari DKUPP juga mengadakan penilaian stand dengan beberapa kategori. Antara lain stand terbaik diraih RSUD dr Mohamad Saleh, stand penyajian terbaik Diskominfo; stand dengan omzet terbanyak UMKM dari Kecamatan Kedopok yang menjual uleg-uleg, entong dan sebagainya.

“Alhamdulillah puncak dari seluruh rangkaian even dalam eksistensi Semipro mampu memberikan dampak di beberapa sektor. Ini belum pendapatan masyarakat di luar stadion,” ujar Gogol yang juga menjabat Asisten Pemerintahan ini.

Hiburan menutup Semipro malam itu ada penampilan Putra New Monata; barongsai; tari kontemporer dari sanggar Elizabeth, penyerahan hadiah duta batik dan lomba foto Semipro dan diakhiri sendratari Ni Baremi karya sanggar Bina Tari Bayu Kencana (BTBK).

Sejumlah pejabat hadir dalam penutupan acara, Wawali Mochammad Soufis Subri beserta istri, Dandim 0820 Letkol Inf Imam Wibowo, Wakapolres Probolinggo Kota, Pj Sekda Achmad Sudiyanto, Ketua TP PKK Aminah Hadi Zainal Abidin serta sejumlah kepala OPD. (famydecta/humas)