Pertama Kali, PRSI Gelar Kejuaraan Renang Wali Kota Cup Bagi Pemula

Para peserta saling menunjukkan keahliannya untuk finish terdepan. (Foto:Agus/Humas dan Protokol Setda Kota Probolinggo)
image_pdfimage_print

KEDOPOK– Untuk mengenalkan cabang olah raga renang kepada anak-anak, Persatuan Renang Seluruh Indonesia (PRSI) Kota Probolinggo bekerjasama dengan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Probolinggo menggelar kejuaraan renang Wali Kota Cup bagi pemula tahun 2019. Renang 50 meter gaya dada bagi pemula ini, berlangsung di Kolam Renang Olympic Gor Mastip Kecamatan Kedopok Kota Probolinggo, Sabtu (7/9) pagi.

Kejuaraan yang diselenggarakan kedua kalinya, di event Seminggu di Kota Probolinggo (Semipro) 2019 ini nampak berbeda. Kali ini, pertama kalinnya peserta yang mengikuti kejuaraan renang khusus bagi pemula atau non club. Ada berbagai kategori tingkatan umur dalam kejuaraan renang kali ini, dimulai dari kelahiran tahun 2012 sampai kelahiran tahun 2003.

Sebanyak 132 peserta tercatat mengikuti kejuaraan wali kota cup ini. Terdiri dari 79 peserta putra dan putri sejumlah 53 peserta. Kejuaraan ini juga diikuti peserta dari Jember, Lumajang dan Kabupaten Probolinggo. Istimewannya lagi, ada dua peserta dari Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) yang mengikuti perlombaan kali ini, kata Agus Salim selaku Ketua Umum PRSI Kota Probolinggo.

“Melalui kegiatan ini anak-anak bisa diarahkan dan disalurkan bakat dan minatnya untuk cabang olah raga renang. Selain memperkenalkan cabang olah raga renang kepada anak-anak, kegiatan ini juga menjaring bibit-bibit muda di cabang olah raga renang terutama bagi pemula,” ujarnya.

Salah satu juri, Abdul Nazir menjelaskan kriteria penjurian kejuaraan renang 50 meter gaya dada ini. Salah satunnya dinilai dari konsistensi gaya start sampai finish hingga kecepatan waktu. Untuk perlombaan bagi pemula ini kecepatan waktu paling cepat 1 menit 15 detik. ”Saya berharap dari peserta pemula ini ke depannya bisa ditingkatkan dan lebih baik lagi,” ucapnya.

Sementara itu, perwakilan dari KONI yang memonitoring lomba, Conie Dwi Purmiranti menjelaskan kejuaraan ini khusus non club. Mereka murni dari umum yang mengikuti les berenang di tempat kolam renang di Kota Probolinggo. Saat ini, animo masyarakat Kota Probolinggo untuk cabang olah raga renang mulai banyak. Para orang tua banyak mengarahkan olah raga renang kepada anak-anaknya.

Kota Probolinggo sudah mempunyai kolam renang ukuran olympic. Salah satu tugas PRSI dan KONI adalah mempromosikan bahwa Kota Probolinggo punya kolam renang ukuran olympic. Selain itu, juga memperkenalkan kepada masyarakat Kota Probolinggo khususnya kepada para orang tua untuk mengarahkan anaknya berolahraga di cabang renang.

Masih menurut Conie, di Kota Probolinggo ada tiga perkumpulan tempat untuk berlatih renang, yakni Bromo Tirta, Burrok dan Buana Tirta. Bagi masyarakat yang ingin memperbaiki teknik dan ingin berprestasi di bidang olah raga renang, bisa bergabung di tiga tempat perkumpulan renang tersebut.

“Anak muda harus rutin berolahraga, karena olah raga bisa menghindarkan generasi muda dari penyalahgunaan narkoba maupun dari gadget. Kegiatan ini bisa merangkul anak-anak muda di usia remaja dengan kegiatan positif melalui olah raga. Semoga ke depannya kegiatan ini bisa dilaksanakan setiap tahunnya,” harap Conie.(Noviati/Humas)