Fokus Recovery Rumput Stadion Bayuangga

Para petugas kebersihan dari DLH saat membersihkan sisa kotoran di Stadion Bayuangga setelah digunakan sebagai lokasi Semipro sejak 31 Agustus hingga 7 September lalu. (Foto: Rifki/Humas dan Protokol Setda Kota Probolinggo)
image_pdfimage_print

MAYANGAN – Event Semipro (Seminggu di Kota Probolinggo) ke XI tahun 2019 memang usai digelar. Namun, Pemerintah Kota Probolinggo masih harus fokus untuk recovery kondisi rumput di Stadion Bayuangga setelah digunakan sebagai lokasi Semipro sejak 31 Agustus hingga 7 September lalu.

Seperti Rabu (11/9) pagi, nampak sejumlah pejabat dari berbagai OPD (Organisasi Perangkat Daerah) berada di Stadion Bayuangga. Antara lain Wakil Wali Kota Mochammad Soufis Subri, Staf Ahli Paeni (penanggung jawab acara Semipro), Asisten Pemerintahan Gogol Sudjarwo (Ketua Panitia Semipro XI), Kepala DLH Budi Krisyanto.

Dua unit armada Damkar dari Dinas Satpol PP dan truk tangki serta tim kebersihan dari DLH pun sudah bergerak. Pasalnya, pembersihan ini sudah dilaksanakan sejak Senin (9/9) lalu hingga beberapa hari mendatang. “Kalau pembersihan sudah dimulai dua hari lalu,” ujar Sekretaris DLH, Retno Wandansari yang juga standby di stadion.

Selain menyapu di dalam area stadion, penyiraman juga dilakukan secara terus-menerus. Wawali Subri menyebutkan, kondisi pasca semipro, rumput lapangan sepakbola ini bukan mati tetapi mengering.
“Tapi, sekarang alhamdulillah sudah tumbuh lagi. Kami tidak merubah struktur awal, hanya mengembalikan seperti semula. Dan, ini membutuhkan kesungguhan dan keseriusan agar recovery berjalan lebih cepat,” kata wawali.

Seperti apa yang diharapkan oleh Wali Kota Hadi Zainal Abidin, Pemerintah Kota Probolinggo secepat mungkin harus melakukan perbaikan seperti semula. Sampai Rabu (11/9), sampah di stadion, baik itu di lapangan, tribun atau saluran air sudah teratasi.

Petugas Damkar saat menyiram rumput stadion dengan menggunakan dua unit truk tangki dari Damkar. (Foto: Rifki/Humas dan Protokol Setda Kota Probolinggo)

“Sampah sudah teratasi, silahkan dicek. Kekhawatiran yang semua akan terjadi kerusakan, insyaallah tidak ada. H+3 semipro sudah membaik, recovery rumput sudah perlahan tumbuh. Kontur dan struktur tanah tidak ada masalah. Konturnya memang tidak berubah, ya begini ini, agak bergelombang,” jelas Subri, saat ditemui di stadion, pagi itu.

Ia pun mengajak Ketua Panitia Semipro untuk mengecek semua, baik listrik, fasilitas kamar mandi hingga anak gawang. “Overall masih baik semua. Dan, perlu diketahui ya, dengan momen ini kami tahu mana-mana saja yang perlu diperbaiki di stadion ini,” ungkap Subri.

Pemkot menargetkan selama sepekan, recovery rumput sudah mulai membaik dan stadion sudah kembali bersih. Untuk sementara, Persipro 54 bisa melakukan latihan di lapangan Karya Bakti menjelang liga tiga zona Jatim menjamu PSIL (Lumajang) pada 27 September mendatang. (famydecta/humas)