Kapolres Probolinggo Kota Dijabat AKBP Ambariyadi Wijaya

Kapolresta AKBP Alfian Nurrizal berjabat tangan dengan Kapolresta Probolinggo yang baru AKBP Ambariyadi Wijaya.(Foto:Rizal/Humas dan Protokol Setda Kota Probolinggo)
image_pdfimage_print

MAYANGAN – Pucuk pimpinan Polres Probolinggo Kota resmi diganti. Mantan Kasubdit I Direskrimsus Polda Jatim AKBP Ambariyadi Wijaya menggantikan AKBP Alfian Nurrizal. Acara pamit kenal kedua perwira ini digelar di salah satu hall di Jalan Suroyo, Selasa (24/9) malam.

AKBP Alfian Nurrizal bergeser menjadi Kapolres Jember setelah dua tahun empat bulan menjadi idola kaum emak-emak di Probolinggo karena ketampanan dan gaya komunikasi yang tak kenal strata. Hampir semua komunitas di Probolinggo pun datang ke acara pamit kenal yang menghadirkan penyanyi Once.

Para pejabat pun memenuhi undangan tersebut. Seperti Wali Kota Probolinggo Hadi Zainal Abidin beserta istri, Anggota DPR RI Hasan Aminuddin, Bupati Probolinggo Puput Tantriana Sari Hasan Aminuddin, mantan Wali Kota Probolinggo periode 2014-2019 Rukmini, Wawali Mochammad Soufis Subri beserta istri, Wabup Timbul Prihanjoko, forkompinda kota/kabupaten Probolinggo, anggota DPRD, tokoh agama dan tokoh masyarakat.

“Bapak Alfian Nurrizal mendapat amanah bertugas di Polres Jember yang mana wilayahnya lebih besar dari Probolinggo. Kita doakan diberi kesuksesan dan kelancaran. Selamat datang Bapak Ambariyadi Wijaya di Kota Probolinggo. Semoga ke depan bisa membangun Probolinggo yang aman dan kondusif,” ujar wali kota, saat mendapat kesempatan pertama menyampaikan sambutan.

Habib Hadi-sapaan wali kota, berpesan ke AKBP Alfian Nurrizal meskipun berpisah tugas bukan berarti tanpa silaturahmi. Menurutnya, silaturahmi sangat penting karena bersilaturahmi baik untuk diri sendiri dan orang lain.

Ia juga mengingatkan, pada tahun 2020 mendatang Jember akan menghadapi pilkada. Dengan pengalaman kapolres alumni Akpol tahun 2000 itu, diharapkan pilkada bisa berjalan kondusif seperti di Kota Probolinggo.

“Seperti kita tahu, saat pilkada keamanan luar biasa dan alhamdulilah sebelumnya Kota Probolinggo di zona merah sekarang sudah tidak lagi. Itu karena kejelian Pak Alfian melakukan pemetaan,” katanya.

“Atas nama Pemerintah Kota Probolinggo, kepada Pak Kapolres yang baru, Pak Ambariyadi, semoga kita bersama-sama bersinergi bagaimana sekiranya Kota Probolinggo aman dan kondusif. Sehingga warga kota aman dan nyaman hidup sehari-hari, itulah yang menjadi harapan warga kota,” imbuh Habib Hadi.

Wali Kota Probolinggo Habib Hadi memberikan bingkisan ke pada Kapolresta AKBP Alfian Nurrizal sebelum meninggalkan Kota Probolinggo. (Foto:Rizal/Humas dan Protokol Setda Kota Probolinggo)

Sementara itu, AKBP Ambariyadi Wijaya yang didampingi istri, Devi Ambariyadi Wijaya menyatakan ia sebenarnya lebih senior ketimbang AKBP Alfian dan AKBP Eddwi (Kapolres Probolinggo). Ia alumni Akpol tahun 1999. Ia mengaku masih junior dalam wilayah (menjadi kapolres).

“Meskipun junior saya tetap angkat tangan. Jangan segan-segan menegur, mengoreksi juniornya di Kota Probolinggo,” imbuh pria kelahiran Kalibaru, Banyuwangi ini.

“Saya siap bersama-sama mendukung program yang dilaksanakan Bapak Wali Kota dan Ibu Bupati,” sambungnya.

AKBP Alfian Nurrizal dan istri, Nita Alfian Nurrizal juga berkesempatan menyampaikan sambutannya. AKBP Alfian memilih menggunakan kesempatan tersebut untuk menyapa semua hadirin yang ia undang.

“Terima kasih semua yang sudah bersinergi, sudah membantu kami selama bertugas di Polres Probolinggo Kota. Kami menyadari ada kekhilafan saat bertugas mohon dimaafkan. Persaudaraan di Probolinggo akan selalu dihati karena disinilah awal karir kami,” ungkapnya. (famydecta/humas)

Wawali foto bersama Kapolresta AKBP Alfian Nurrizal yang didampingi istri. (Foto:Rizal/Humas dan Protokol Setda Kota Probolinggo)