Realisasikan Janji, Tiga Warga Kota Bisa Lanjut Kuliah  

Secara simbolis, Wali Kota Hadi Zainal Abidin menyerahkan beasiswa kepada Sulton Nawawi.(Foto:Rifki/Humas dan Protokol Setda Kota Probolinggo)
image_pdfimage_print

KEDOPOK – Wali Kota Probolinggo Hadi Zainal Abidin merealisasikan janjinya untuk memperhatikan kualitas pendidikan SDM di Kota Probolinggo. Tiga pelajar  asal Kota Probolinggo yang beprestasi namun kurang beruntung akhirnya dapat melanjutkan sekolah di universitas.

Tiga anak yang beruntung mendapat beasiswa pendidikan strata 1 (S1) itu adalah Vida Komaria warga Jalan Cangkring, Kanigaran yang berkuliah jurusan sistem informasi, fakultas ilmu komputer di Universitas Jember. Vida merupakan anak dari Misnari dan Sucik, yang kesehariannya berjualan es. Ia lulusan SMA Negeri 4 Kota Probolinggo.

Selain Vida ada Sulton Nawawi, siswa SMA Sunan Giri. Sulton merupakan anak buruh tani, pasangan Supjan Sjafi’e dan Sundari yang tinggal di Jalan Musi, Kedopok. Ia kuliah di Universitas Negeri Malang fakultas sastra, jurusan sastra arab.

Anak berprestasi lainnya yang beruntung mendapat beasiswa adalah Wahyu Indrati. Ia juga anak dari keluarga yang kurang beruntung, Ia mengambil kuliah Diploma 3 Kesekretariatan, keahlian public relation program pendidikan vokasi di Universitas Brawijaya Malang. Bersama orangtuanya Arief Santoso dan Roebeda, Wahyu Indrati tinggal di Jalan Ikan Kerapu, Mayangan.

Jumlah beasiswa dari Pemerintah Kota Probolinggo yang diterima oleh masing-masing mahasiswa yang mulai kuliah di tahun 2019 ini berbeda-beda. Untuk Vida Komaria, di Universitas Jember mendapat beasiswa Rp 4,5 juta per semester. Sulton Nawawi Rp 5 juta per semester di Universitas Negeri Malang. Sedangkan Wahyu Indarti Rp 3 juta di Universitas Brawijaya.

Secara simbolis, Wali Kota Hadi Zainal Abidin menyerahkan beasiswa kepada Sulton Nawawi dan Vida Komaria, saat peringatan Hari Olahraga Nasional ke-36 di GOR Mastrip, Kamis (26/9) pagi.

Beasiswa bagi mereka yang berprestasi, ingin melanjutkan kuliah namun tidak ada biaya memang sudah menjadi program Wali Kota Habib Hadi bersama Wawali Mochammad Soufis Subri. Hal itu merupakan bentuk apresiasi dan komitmen pemerintah untuk membantu generasi muda yang membutuhkan uluran tangan pemerintah setempat.

“Bagi yang sudah lulus SMA/SMK yang ingin teruskan kuliah dan berprestasi namun karena faktor ekonomi tidak mampu, pemerintah akan bantu. Membantu untuk mendapat pendidikan yang lebih baik lagi. Pemerintah hadir supaya impian anak-anak Kota Probolinggo bisa tercapai, yaitu meneruskan ke perguruan tinggi,” kata Habib Hadi.

Wali kota pun berharap apa yang diimpikan dapat terwujud sehingga upaya pemerintah mendorong generasi muda menjadi lebih maksimal. “Untuk para pendidik, terus bimbing anak didiknya hingga berprestasi. Yang tidak punya kemampuan ekonomi segera infokan untuk kemudian kami tindaklanjuti. Alhamdulillah, impian saya dalam masalah pendidikan dan kesehatan masyarakat Kota Probolinggo bisa terwujud di kepemimpinan saya ini,” imbuhnya.

Prosedur mendapatkan beasiswa dari Pemerintah Kota Probolinggo ini cukup mendaftarkan ke Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) setelah mengikuti ujian masuk perguruan tinggi dan dinyatakan lulus dari jalur umum. “Selanjutnya nanti akan kami verifikasi, mendatangi rumahnya dan mekanisme tersebut akan menentukan berhak mendapatkan beasiswa atau tidak,” ungkap Kepala Disdikpora Maskur, di sela kegiatan Haornas.

Siswa Kota Probolinggo Wakili Indonesia di Olimpiade Qatar

Prestasi membanggakan ditorehkan siswa kelas 9 F, SMP Negeri 5 Kota Probolinggo, Ahmad Fatur Rohman. Ia berhasil meraih medali perak Olimpiade Sains Nasional (OSN) tingkat nasional tahun 2019. Ia juga masuk dalam peringkat kedua dalam training center tahap 1 “The International Junior Science Olympiad 2019”.

Bulan Desember nanti, Ahmad Fatur Rohman akan berangkat mewakili Indonesia mengikuti Olimpiade Sains di Qatar. “Saat ini sedang ada di Bandung. Salah satu siswa dari Kota Probolinggo akan mewakili Indonesia, itu sangat luar biasa. Kami ikut berbangga,” kata Wali Kota Habib Hadi.

Melihat kemampuan Ahmad Fatur, kata Habib Hadi, ia memaknai apapun bisa diraih oleh siapapun asal mau melakukan hal seperti apa yang diharapkan. Ia pun menekankan, agar pendidik di sekolah dapat memperhatikan potensi anak didik untuk terus didukung dan dikembangkan. “Semoga berjalan lancar dan mendapat yang terbaik,” harap wali kota.

Pemerintah Kota Probolinggo juga akan memberikan bantuan dana senilai Rp 10 juta kepada Ahmad Fatur Rohman dan sebuah laptop. Untuk guru pembimbing dan kepala sekolah pun mendapat bantuan uang tunai. (famydecta/humas)

.