Pemkot Teken Naskah Hibah dari Kementerian ESDM

Penandatanganan Naskah Hibah Berita Acara Serah Terima (BAST) Barang Milik Negara Badan Geologi Direktorat Jendral Energi Baru oleh Wakil Wali Kota Soufis Subri. (Foto:Humas dan Protokol Setda Kota Probolinggo)
image_pdfimage_print

BALI – Pemerintah Kota Probolinggo menjadi salah satu dari ratusan pemerintah daerah yang ikut dalam Penandatanganan Naskah Hibah Berita Acara Serah Terima (BAST) Barang Milik Negara Badan Geologi Direktorat Jendral Energi Baru, Terbarukan Dan Konservasi Energi, di Aston Denpasar Hotel and Convention Center, 25-27 September.

Penandatanganan ini lantaran Pemerintah Kota Probolinggo mendapatkan bantuan berupa sumur bor air bersih. Spesifikasi teknis sumur bor itu berkedalaman 125 meter, debit 2 liter/detik dengan konstruksi pipa besi galvanis diameter 6 inch. Dengan pompa selam 3 PK, genset kapasitas 10 kVA, penampungan 5000 liter debit air rata-rat 2 liter/detik. Sumur bor mampu melayani kebutuhan air bersih.

Sejatinya, penyerahan bantuan ini secara seremonial dilaksanakan pada 10 Januari 2019 lalu. Yang dihadiri Asisten Perekonomian dan Pembangunan Ahmad Sudiyanto, Anggota Unsur Pemangku Kepentingan (AUPK) Dewan Energi Nasional Pudji Untoro, Kasubid Inventarisasi dan Konservasi Air Tanah Badan Geologi Kementerian ESDM Idham Effendi dan Kabid Geologi dan Air Tanah Dinas ESDM Provinsi Jawa Timur M.Soleh.

Wakil Wali Kota Mochammad Soufis Subri menghadiri penandatanganan di Denpasar mewakili Wali Kota Hadi Zainal Abidin. Dalam seremonial penandatanganan tersebut disampaikan ada 7820 unit bantuan dari Kementerian SDM kepada pemerintah daerah dengan total anggaran Rp 328 M.

Selain sumur bor, Kementerian ESDM memberikan bantuan PJU tenaga surya 21 ribu unit dan tahun depan akan bertambah menjadi 5000 unit. “Disampaikan bahwa jika ada pemda yang kurang dapat mengajukan ke Kementerian ESDM, selama programnya selaras dengan rencana daerah,” cerita Wawali Subri.

Bahkan di tahun 2020 pemerintah pusat akan membantu Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Atap untuk membantu mengurangi biaya listrik dari kantor pemerintahan sosial. Misalnya rumah ibadah, pondok pesantren, puskesmas, museum atau apapun di daerah.
Sedangkan bantuan sumur bor di tahun 2020 ada 750 sampai 1000 unit. Metodenya usulan bantuan dari pemkot, pemkab atau pemprov ditujukan kepada Kementerian ESDM.

“Penandatanganan ini artinya kementerian sudah menyerahkan bantuan kepada daerah. Fasilitas ini harus dipelihara dengan baik supaya bermanfaat secara maksimal pada masyarakat. Tentunya sesuai apa yang disampaikan Bapak Wali Kota, kami berterimakasih kepada kementerian dan akan berupaya mendapat bantuan lagi sesuai kebutuhan masyarakat di Kota Probolinggo,” kata wawali. (famydecta/humas)