Wali Kota Perintahkan Camat dan Disnaker Lakukan Pengecekan

Wali Kota Habib Hadi saat diwawancarai oleh para awak media terkait konflik di Papua usai bincang santai sambil makan siang lesehan bareng awak media, di Taman Manula.(Foto:Welly/Humas dan Protokol Setda Kota Probolinggo)
image_pdfimage_print

MAYANGAN – Konflik di Papua jadi perhatian Pemerintah Kota Probolinggo. Wali Kota Hadi Zainal Abidin pun memerintahkan para camat dan Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) setempat untuk mengecek apakah ada warga Kota Probolinggo yang ada di wilayah konflik tersebut.

“Kalau ada, kami akan mengambil langkah cepat supaya bisa cepat pulang ke Kota Probolinggo. Insyaallah akan kami bantu kepulangannya, karena kami punya tanggung jawab pada warga tentunya dengan bantuan TNI dan Polri,” ucap Wali Kota Habib Hadi, usai bincang santai sambil makan siang lesehan bareng awak media, di Taman Manula, Selasa (1/10) pagi.

Hingga berita ini ditulis, saat ini pengecekan sedang dilakukan oleh lima camat di Kota Probolinggo. Informasi yang beredar, satu orang warga Kota Probolinggo diketahui keberadaannya di Wamena, Papua. Yakni Mochammad Tajab, warga Perumahan Sentong Blok AB, Kelurahan Kebonsari Kulon, Kecamatan Kanigaran.

“Sempat ada berita kalau di Kelurahan Jati ada warga yang di Wamena. Tapi setelah ditelusuri sudah pindah ke Kelurahan Kebonsari Kulon, masuk Kecamatan Kanigaran,” ujar Camat Mayangan, M Abas.

Mochammad Tajab di Wamena berwiraswasta dan tergolong sukses. Ia pun kabarnya berencana pulang ke Probolinggo namun masih menunggu saudaranya.

Camat Kanigaran , Camat Kademangan dan Camat Kedopok pun terus menelusuri warga yang ada di wilayahnya masing-masing.“Warga Kecamatan Kedopok ada yang di Papua, sekarang masih kami rekap untuk kemudian dilaporkan ke Bapak Wali Kota,” tutur Camat Kedopok Imam Cahyadi. (famydecta/humas)