144 Warga Dapat Bantuan Peralatan 144 People Got Donation

image_pdfimage_print

 

Sebanyak 144 warga Kota Probolinggo mendapatkan bantuan peralatan bagi fakir miskin, Rabu (5/9), di Shelter Dinas Sosial, Jalan Mastrip. Penyaluran bantuan dihadiri Wali Kota Rukmini, Plh Sekda Achmad Sudiyanto, Asisten Pemerintahan Acep Arif Hidayat, camat dan lurah. 

There are 144 people who get the donation for poor, on Wednesday (5/9), placed at Shelter of Social Agency of Probolinggo government. It is attended by Probolinggo mayor Rukmini, acting of regional secretary, Achmad Sudiyanto, governmental assistant Acep Arif Hidayat, the subdistrict heads and lurah.

Kabid Pemberdayaan Sosial Dinas Sosial, Asin, mengatakan program percepatan penanggulangan kemiskinan sedang menjadi perhatian Pemerintah Pusat maupun Pemerintah Daerah. Oleh karena itu, keberhasilan pembangunan khususnya di Kota Probolinggo  sangat ditentukan oleh kualitas pembangunan manusia yang diukur dari dimensi harapan hidup, pengetahuan dan standar kehidupan.

The Empowerement division of Social Agency, Asin said the program of poverty handling get spesific attention of central of regional government. Therefore, in Probolinggo city, the success of development can be seen on the quality of human development measured by the hope of living, knowledge and the standard of life.

“Untuk menunjang peningkatan kesejahteraan warga miskin, pemkot melalui Dinas Sosial memberi bantuan peralatan sehingga mereka mempunyai kesempatan. 144 penerima bantuan ini tersebar di 21 kelurahan yang benar benar membutuhkan bantuan peralatan,” tambahnya.

“To support the increase of poor welfare, the city government through Social Agency gives them some equipment for doing business. 144 persons come from the villages and they really need this donation,” added him.

Sementara itu, Wali Kota Rukmini menegaskan peralatan ini diberikan untuk usaha dan tidak untuk dijual. “Ini (bantuan) untuk meningkatkan kesejahteraan serta dapat meningkatkan perekonomian keluarga. Pemberian bantuaan ini sesuai permintaan dan kebutuhan masyarakat, dengan bantuan ini akan lebih meningkatkan perekonomian masyarakat Kota Probolinggo,” harapnya.

Meanwhile, Mayor Rukmini said that those equipment is for business, not to sell it. “It is to raise the welfare and to increase the economy of family. Those equipment are based on the request and the need of people,” hoped her.

Ia juga mengingatkan bahwa pemberian bantuan ini tidak boleh terus – menerus karena sudah ada aturan yang melarang. Harus gantian agar yang lain yang punya usaha juga  dapat kesempatan mendapatkan bantuan dari pemerintah.

She reminds the people that this donation is not continuous giving. It gives another people to get donation to start their own business. 

Usai menyalurkan bantuan, Rukmini menyempatkan diri meninjau pelatihan keterampilan bagi pemulung. Pelatihan yang dilaksanakan di Shelter Dinas Sosial berlangsung selama satu minggu (saat berita ini diturunkan pelatihan sudah berjalan selama empat hari). (mita/humas)

After giving the donation, Rukmini surveys the skill training for the scavengers. It took place at the shelter of Social Agency during a week (and it had been run for four days).

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.