Apel Gelar Pasukan Jelang Pelantikan Presiden

MAYANGAN – Hari Minggu (20/10) menjadi sejarah bagi bangsa Indonesia. Karena pada saat itu akan dilantik Presiden dan Wakil Presiden RI ke 7, yakni Joko Widodo dan Ma’aruf Amin di Gedung MPR/DPR, Jakarta. Menjelang pelantikan tersebut, persiapan pengamanan pun ditingkatkan, termasuk di wilayah hukum Polres Probolinggo Kota.

Dihadiri Wawali Mochammad Soufis Subri; Dandim 0820 Letkol Inf Imam Wibowo, Kajari Martiul, perwakilan PN dan Ketua MUI Kiai Nizar Irsyad apel gelar pasukan persiapan pengamanan Presiden dan Wakil Presiden Operasi Mantab Brata Semeru berlangsung di depan Mapolresta, Jalan Dr Saleh, Jumat (18/10) pagi.

Apel yang dipimpin Kapolresta AKBP Ambariyadi Wijaya ini dilaksanakan untuk mengetahui kesiapan keamanan jelang pelantikan agar Jawa Timur tetap kondusif. Dalam amanat Kapolda Jatim Irjen Luki Hermawan yang disampaikan kapolresta, ada beberapa penekanan untuk meningkatkan kegiatan deteksi dini perkembangan kerawanan di Jawa Timur.

Polri diminta melaksanakan kegiatan pembinaan ke masyarakat secara persuasif, edukatif sehingga masyarakat tidak terpancing pada hal yang provokatif; berkoordinasi dengan stakeholder; melibatkan pasukan Polwan, Asmaul Husna dan tim negosiator; memberikan Arahan Pimpinan Pasukan (APP) secara intens kepada personil agar berpedoman pada protap; melaksanakan tugas secara optimal dan melaporkan perkembangan situasi sehingga tidak terjadi gangguan kamtibmas.

Dalam apel tersebut, juga dijelaskan Tactical Floor Game (TFG) oleh AKBP Ambariyadi Wijaya kepada para pimpinan elemen masyarakat yang hadir. Dilanjutkan show a force armada milik Polres Probolinggo Kota kendaraan patwal dan patroli.

Pelepasan show a force armada milik Polres Probolinggo Kota kendaraan patwal dan patroli. (Foto:Welly/Humas dan Protokol Setda Kota Probolinggo)

Ditemui usai gelaran apel, AKBP Ambariyadi menjelaskan, kegiatan ini sifatnya menunjukkan ke masyarakat bahwa Polresta bersama seluruh elemen bersama-sama sepakat dan siap mengamankan Kota Probolinggo khususnya menjelang pelantikan Presiden dan Wakil Presiden tahun 2019-2024.

Pengamanan ini melibatkan 400 personil Polresta; 300 personil Kodim dan instansi terkait seperti Satpol PP dan Dishub. “Kami bersama-sama, bukan hari hanya hari ini tetapi seterusnya. Tapi ini sebagai simbol show a force ke masyarakat bahwa kami siap mengamankan” kata AKBP Ambariyadi.

Kapolresta menegaskan kondisi Kota Probolinggo aman dan kondusif. Apel ini untuk mengantisipasi dan mengecek kesiapan personil, sekaligus informasi ke masyarakat jika ada hal tidak diinginkan aparat keamanan siap menindak.

Sejumlah objek vital pun menjadi atensi khusus seperti kantor pemerintahan, perbankan, pusat keramaian dan akses keluar masuk Kota Probolinggo. Dalam TFG, kapolresta menunjukkan gambaran peta kota titik aman mana yang menjadi atensi dan butuh kesiagaan petugas.

“Masyarakat jangan khawatir, laksanakan tugas sehari-hari seperti biasa dengan aman dan lancar. Tolong doakan kami, semua Polri-TNI dan unsur pemerintah dapat melaksanakan tugas mengamankan pelantikan,” ujar mantan Kasubdit I Direskrimsus Polda Jatim ini.

Sementara itu, Wawali Mochammad Soufis Subri menambahkan, pemerintah harus beriringan dengan TNI dan Polri. “Ada Satpol PP dan Dishub, kami harus saling berkomunikasi agar gerakan sejalan dengan pihak kepolisian,” katanya.

Subri menegaskan, menjaga kondusifitas Kota Probolinggo bukan hanya tugas TNI-Polri dan pemerintah saja tetapi juga tugas masyarakat. “Kami bergerak untuk rakyat, kami juga menyiapkan langka preventif jika ada kemungkinan negatif yang muncul agar bisa terantisipasi. Dari dulu Kota Probolinggo kondusif, semoga tidak ada gejolak yang menganggu iklim di Kota Probolinggo,” harapnya. (famydecta/humas)