Pengurus POSSI Resmi Dilantik

image_pdfimage_print

Pengurus Persatuan Olahraga Selam Seluruh Indonesia (POSSI) Kota Probolinggo resmi dilantik, Minggu (24/9) di GOR Mastrip Kedopok. Para pengurus yang baru akan menjabat sebagai pengurus hingga tahun 2021. Secara resmi, seluruh pengurus POSSI dilantik langsung oleh Ketua Umum POSSI Jatim, Mirza Muttaqien.

Dengan dilantiknya pengurus POSSI masa bakti 2017-2021, Didik Sudignyo secara resmi didapuk menjadi Ketua POSSI Kota Probolinggo hingga 4 tahun ke depan. Hadir dalam acara pelantikan Plh Sekda Achmad Sudiyanto, Ketua KONI Siswadi, dan sejumlah perwakilan cabor di Kota Probolinggo.

Sebagai cabang olahraga yang masih baru, olahraga selam memang belum banyak dikenal masyarakat luas. Oleh karena itu, Ketua Umum POSSI Jatim Mirza Muttaqien dalam sambutannya berharap agar pengurus POSSI yang baru dapat lebih mengenalkan olahraga selam kepada masyarakat.

“Saya ingin mengingatkan para pelatih untuk mempersiapkan diri di ajang POR SD yang akan diselenggarakan di Lumajang, November nanti. Sekaligus saya berharap agar pengurus yang baru harus semakin mengenalkan olahraga selam ini, membangun dan memupuk sportivitas untuk meraih prestasi,” tutur Mirza Muttaqien.

Menurut Mirza, olahraga selam merupakan salah satu cabor yang menarik dan dari olahraga tersebut, kita dapat menemukan banyak hal, termasuk melakukan kegiatan ilmiah di dasar laut. Kota Probolinggo yang terletak berdekatan dengan laut dianggap Mirza memiliki potensi yang bagus untuk mengembangkan olahraga selam.

Sementara itu, Ketua POSSI Kota Probolinggo Didik Sudignyo, setelah dilantik, menyatakan pihaknya akan berusaha terlebih dahulu mencari bibit-bibit atlet olahraga selam mengingat hingga saat ini Kota Probolinggo hanya memiliki sekitar 18 atlet. 

“Olahraga selam ini terhitung masih baru, masih belum banyak atlet yang kita miliki. Mungkin kami nanti juga akan bekerjasama dengan atlet renang yang ada di Kota Probolinggo,” tutur Didik.

Terkait dengan sarana prasarana, Didik juga berharap agar nantinya sarana untuk olahraga selam ini bisa terpenuhi dengan baik. Menurutnya, sarana olahraga selam yang ada saat ini masih kurang.

“Sarana yang kami miliki memang masih kurang meskipun bisa dipakai untuk kegiatan latihan secara rutin. Hal ini karena sarana prasarana yang digunakan untuk selam memang cukup mahal,” terang Didik. (alfien/humas)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.