Tiga Atlet Catur Kota Probolinggo Wakili Jatim di Kejurnas Ambon

Pradipta bermain catur melawan Wali Kota Habib Hadi sekaligus berpamitan dan minta do'a restu. (Foto:Humas dan Protokol Setda Kota Probolinggo)
image_pdfimage_print

PROBOLINGGO – Tiga atlet catur Kota Probolinggo bakal mewakili Provinsi Jawa Timur untuk bertanding dalam Kejuaraan Nasional Catur ke 48/2019 di Kota Ambon, yang dimulai 25-31 Oktober mendatang. Mereka adalah Karania Ekayana Rafizah Semesta (kelompok E putri); Pradipta Daniswara Gibran (kelompok G putra) dan Aubrey Atallya Putri Santiko (kelompok F putri).

Sebelum berangkat tanding, satu dari tiga atlet menyempatkan meminta doa restu ke Wali Kota Probolinggo Hadi Zainal Abidin, Rabu (23/10) siang. Ialah Pradipta Daniswara Gibran. Tidak sendiri, Pradipta didampingi kedua orangtuanya dan Ketua Percasi Kota Probolinggo M.Abas.

Pradipta diterima Wali Kota Habib Hadi di ruang kerjanya. Tidak hanya berpamitan, Pradipta juga sempat bermain catur melawan orang nomor satu di Kota Probolinggo. Meski mengaku gugup dan malu, Pradipta berhasil memenangkan permainan tersebut.

“Saya yang menang,” ujar Pradipta malu-malu. Selain gugup, Pradipta mengaku kedinginan saat berada di ruangan kerja wali kota.

“Kami datang kesini untuk mengantarkan atlet catur meminta doa restu ke Pak Wali Kota karena mau ikut kejurnas di Ambon. Mereka berangkat besok sore (24/10) ke Surabaya,” sambung Abas.

Dalam pertemuan singkat itu, Wali Kota Habib Hadi memberikan semangat kepada para atlet catur yang akan berangkat bertanding. Ia pun berharap Pradipta dan rekan-rekannya tampil percaya diri serta tetap tenang saat bertanding.

“Harus percaya diri, fokus dan tidak buru-buru. Lakukan yang terbaik, insyaallah bisa menjadi kebanggaan Kota Probolinggo dan Jawa Timur,” pesan Habib Hadi.

Ya, pertandingan akan berlangsung di Islamic Center Ambon di Jalan Waihaong Pantai, Kelurahan Silale, Kecamatan Nusaniwe, Kota Ambon. “Target saya, dari tiga (atlet) ini paling tidak dua atau ketiganya masuk (lolos jadi pemenang. Tentunya yang berangkat mewakili Jawa Timur ini adalah yang terbaik di masing-masing provinsi. Jadi, mereka harus berjuang lebih keras lagi,” jelas Abas, yang juga menjabat Camat Mayangan ini. (famydecta/humas)