Ke Madura, Wawali Imbau Masyarakat Gunakan Transportasi Laut

Wawali saat melihat kondisi kapal Darma Laut Utama Kartika III. (Foto:Welly/Humas dan Protokol Setda Kota Probolinggo)
image_pdfimage_print

Mayangan – Setelah mengikuti rangkaian kegiatan Hari Oeang yang digelar Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai, Wawali Mochammad Soufis Subri menyempatkan diri untuk mengunjungi kapal Darma Laut Utama Kartika III yang tengah bersandar di Kota Probolinggo. “Kebetulan sandar jadi sekalian kita sempatkan untuk melihat kesiapan fisik kapalnya, kesiapan krunya, dan kita juga memastikan kelengkapannya semua harus dalam keadaan baik dalam melayani masyarakat kota Probolinggo maupun dari luar kota,” ujarnya.

Jadwal embarkasi Probolinggo – Madura dibuka seminggu sekali setiap hari Jum’at pukul 14.00 Wib. Hanya saja, kapal ini tidak langsung bersandar di Pelabuhan Madura melainkan melalui beberapa kepulauan termasuk pulau Gili Ketapang.

“Nantinya, masyarakat Probolinggo diimbau untuk memanfaatkan kapal ini menuju ke Madura, karena memang selain murah, aman juga cepat dibanding lewat darat melalui Surabaya,” kata Subri.

Lebih lanjut, Subri menjelaskan bahwa okupansi penumpang pada kapal ini semakin baik. Diperlukan kesabaran agar kapal ini semakin dikenal sehingga dapat dimanfaatkan sebagai salah satu alternatif menuju pulau Madura.

“Tentunya, kita akan sering koordinasi agar kapal ini tetap sukses, jalurnya tetap di Probolinggo, kita juga akan sosialisasikan kepada masyarakat bahwa kita punya kapal yang bisa melayani masyarakat menuju ke pulau Madura, dan semoga tetap bertahan jalurnya di Kota Probolinggo,” harapnya.

Salah satu penumpang juga bersyukur dengan adanya modal transportasi ini. Menurutnya, biaya yang digunakan untuk kapal ini sangat terjangkau dengan fasilitas yang memadai.

“Alhamdulillah, dengan adanya kapal Probolinggo – Madura ini sangat membantu kita, karena harganya sangat ekonomis sekali. Tempatnya juga nyaman, fasilitasnya lengkap,” ujar Zainal penumpang kapal Kartika III.

Hal senada juga diungkapkan penumpang lainnya, Ida. Menurutnya, dengan harga yang ekonomis, penumpang mendapatkan fasilitas yang lengkap termasuk televisi dan tersedianya pendingin ruangan. “Alhamdulillah, semoga kapal ini dapat terus beroperasi di Probolinggo,” harapnya. (Mita/Humas).