Dicurhati Ketua PA, Wali Kota Bina ASN

image_pdfimage_print

 

Sebanyak 220 orang Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Probolinggo mengikuti pembinaan mental spiritual, Selasa (17/10). Peserta pembinaan yang digelar di gedung Puri Manggala Bhakti, Kantor Wali Kota Probolinggo itu, didominasi oleh para guru. Dalam kesempatan itu, Pemkot Probolinggo mengundang Ustad Muhammad Yasir, L.C. dari Sekolah Tinggi Dirasat Islamiyyah Imam Syafi’i Jember.

Pelaksanaan pembinaan tersebut diakui Wali Kota Probolinggo, Rukmini akibat curhatan Ketua Pengadilan Agama (PA) Kota Probolinggo. “Saya dicurhati Ketua PA. Beliau bilang, banyak ASN di Kota Probolinggo yang didominasi oleh Guru mengajukan permohonan perceraian. Saya sangat menyayangkan fenomena ini. Guru itu harusnya jadi teladan, perilaku dan tutur katanya harus benar-benar sesuai dengan profesinya,” ungkap Wali Kota.

Rukmini menambahkan, jika pihaknya ingin mencontoh TNI/Polri. “Secara pribadi, saya ingin pengajuan perceraian bagi ASN dipersulit. Kita harusnya mencontoh TNI dan Polri. Untuk mengajukan pernikahan, mereka harus melalui beberapa tahapan. Ada janji ke komandannya juga, ya diantaranya untuk menjaga kehormatan keluarga dan menghindari perceraian. Jika dipersulit, mereka akan berfikir ulang untuk mengajukan perceraian,” ujar Rukmini. 

Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Probolinggo, Rachma Deta Antariksa mengungkapkan latar belakang pembinaan bagi para ASN itu. “Keharmonisan rumah tangga ASN itu penting, karena akan mempengaruhi kualitas pekerjaan mereka. Untuk itu, pembinaan ini bertujuan untuk mencerahkan kembali tentang pentingnya keluarga ASN yang sakinah, mawaddah warohmah,” ungkap pria yang akrab dipanggil Deta itu. (abdurhamzah/humas)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.