Pengurus TP PKK Kota Probolinggo Ikuti Sosialisasi Wawasan Kebangsaan

Ketua TP PKK Kota Probolinggo saat memberikan sambutan saat berlangsungnya acara sosialisasi wawasan kebangsaan bagi pengurus PKK. (Foto:Rizal/Humas dan Protokol Setda Kota Probolinggo)
image_pdfimage_print

Untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat khususnya kepada pengurus TP PKK Kota Probolinggo, Bakesbangpol setempat menggelar sosialisasi wawasan kebangsaan. Kali ini mengambil tema; “Penguatan Nilai-nilai Kebangsaan untuk Membendung Dampak Era Globalisasi” , Selasa (29/10) siang.

“Melalui wawasan kebangsaan, dapat mengintegrasikan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila dan UUD 1945 sehingga memperkuat semangat nasionalisme khususnya bagi pengurus PKK. Sosialisasi seperti ini sudah kami selenggarakan juga untuk pelajar, organisasi dan elemen masyarakat lainnya,” ujar Kepala Bakesbangpol Teguh Bagus Sujarwanto dalam laporannya.

Wali Kota Probolinggo Hadi Zainal Abidin menuturkan, TP PKK adalah mitra kerja pemerintah daerah dan organisasi kemasyarakatan. Organisasi ini berfungsi sebagai fasilitator, perencana, pelaksana, pengendali dan penggerak pada masing-masing jenjang demi terlaksananya program PKK untuk mendukung program-program pemerintah.

“Laju modernisasi dan perkembangan teknologi informasi yang semakin kompleks. Hal itu, secara tidak langsung telah memberikan dampak lunturnya nilai nasional seperti gotong royong, sopan santun, tenggang rasa dan toleransi,” kata Habib Hadi-sapaan akrab wali kota.

Dan yang terjadi, lanjut wali kota, kondisi tersebut menggeser pola pikir dan pola tindak masyarakat yang saat ini lebih menyukai budaya asing. Seperti individualisme, hedonisme, liberalisme hingga marak penyalahgunaan dan peredaran narkoba.

“Inilah tantangan kita. Kita harus bersama-sama untuk menyelamatkan generasi muda. Wawasan kebangsaan yang dimiliki ini bukan hanya menjadi pemahaman saja tetapi ada wujud aksi nyata bahwasanya dalam PKK juga melakukan sesuatu yang berdampak manfaatnya,” sambung wali kota.

Suasana berlangsungnya acara sosialisasi wawasan kebangsaan bagi pengurus PKK. (Foto:Rizal/Humas dan Protokol Setda Kota Probolinggo)

Menurut Habib Hadi, PKK sebagai garda terdepan untuk ikut membendung dampak era globalisasi dengan tetap menanamkan nilai-nilai kebangsaan sebagai warisan pendahulu yang wajib dipertahankan.

“Jangan sampai nilai-nilai tersebut luntur karena tergerus arus globalisasi yang semakin tidak terkendali. Khususnya kepada generasi muda sebagai kepemimpinan bangsa di masa yang akan datang,” harapnya.

Sementara itu, Ketua TP PKK Kota Probolinggo Aminah Zainal Abidin, bersama pengurus mulai dari tingkat kota hingga kelurahan akan selalu berupaya menyebarkan virus nasionalisme baik dalam kegiatan formal maupun non formal untuk menanamkan nilai-nilai kebangsaan.

“Kita juga harus mampu memperkuat jati diri bangsa. Sehingga generasi kita tidak mudah terbawa oleh arus globalisasi yang tentunya tidak semuanya memberi dampak positif. Kita harus bisa memutar otak agar PKK bisa menjadi sesuai yang diharapkan pemerintah dan masyarakat,” kata perempuan kelahiran 27 Juli 1983 lalu itu, saat memotivasi pengurus PKK.

Pembukaan sosialisasi itu juga dihadiri Asisten Pemerintahan Gogol Sudjarwo. Narasumber yang mengisi sosialisasi wawasan kebangsaan ada Kasat Binmas Polres Probolinggo Kota Iptu Retno Utami dan Dosen Universitas Negeri Malang Dr Ummi Dayati. (famydecta/humas)