Wali Kota: Kesejahteraan Naik, Kinerja Wajib Ditingkatkan

Susana saat berlangsungnya Sosialisasi dan Pembinaan Pegawai bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) dan non ASN atau Pegawai Tidak Tetap (PTT) di lingkungan Kecamatan Kanigaran. (Foto:Welly/Humas dan Protokol Setda Kota Probolinggo)
image_pdfimage_print

BATU – Untuk meningkatkan kedisiplinan serta kualitas bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) dan non ASN atau Pegawai Tidak Tetap (PTT) di lingkungan Kecamatan Kanigaran, Jumat (1/11) bertempat di Hotel Kusuma Agrowisata Resort, Batu, digelar Sosialisasi dan Pembinaan Pegawai yaang diikuti 72 ASN dan 28 PTT.

“Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan wawasan bagi ASN dan PTT di wilayah Kecamatan Kanigaran. Serta meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) dengan adanya peraturan yang ada untuk lebih meningkatkan kinerja maupun memberikan pelayanan dalam masyarakat,” ungkap Camat Kanigaran, Pudi Adji Tjahjo Wahono.

Sementara itu, Wali Kota Probolinggo Habib Hadi Zainal Abidin dalam sambutannya menjelaskan sosialisasi dan pembinaan ini sangat penting. Karena, banyak beberapa hal yang melatarbelakangi diselenggarakannya kegiatan ini. Ia juga menjelaskan ASN dan PTT masih belum paham terhadap regulasi yang ada terkait kedisiplinan dan kinerja sebagai aparat pemerintah.

Selain itu, masih adanya tren penurunan kinerja dalam pelayanan masyarakat sehingga tidak maksimal dalam memberikan pelayanan. Dan, kurangnya disiplin beberapa ASN dan PTT yang belum mengarah pada reformasi birokrasi dalam menghadapi tantangan ASN ke depan pada era industri 4.0.

Pada kesempatan itu, wali kota juga menyampaikan penambahan kesejahteraan bagi PTT di Kota Probolinggo. Nantinya, gaji PTT akan dinaikkan sebesar Rp 200 ribu. Untuk kalangan ASN, juga ada perhatian poin kinerja sebanyak 3200 poin. Rencananya, tahun depan akan dinaikkan sebanyak 200 poin. “Saya berharap, dengan tambahan kesejahteraan ASN maupun PTT, kita harus lebih meningkatkan lagi kinerjanya. Ada perhatian (dari pemerintah) harus ada aksi nyata (untuk pengabdian pada masyarakat dan pemerintah,” kata Habib Hadi.

Wali Kota Habib Hadi saat membuka sosialisasi dan pembinaan. (Foto:Welly/Humas dan Protokol Setda Kota Probolinggo) 

Ia juga berpesan jangan hanya melihat perhatian dari pemerintah saja, tetapi pemerintah ingin melihat apa yang dilakukan. Bagi PTT yang tidak mentaati peraturan yang ada, pemerintah akan mengambil langkah-langkah untuk tidak memperpanjang kontraknya. Kalau memang dipandang tidak bisa diteruskan masa kerjanya. “Semoga kedepannya, pemerintah akan terus memperhatikan dari tahun ke tahun untuk kesejahteraan bagi PTT yang ada di wilayah Kota Probolinggo,” ujarnya.

Habib Hadi juga menjelaskan, di masa kepemimpinannya ada kebijakan yang tidak tersampaikan kepada orang yang betul-betul membutuhkan. Apabila, ada masyarakat yang butuh perhatian dari pemerintah segera didata.

“Kita sebagai aparatur pemerintah untuk lebih peduli terhadap masyarakat terutama di wilayahnya. Saya berharap seluruh ASN betul-betul menjalankan sesuai dengan amanahnya. Ayo, kita bersama sama untuk membangun Kota Probolinggo untuk kedepan lebih baik,” ajak Habib Hadi. (noviati/humas)