Wali Kota Beri Penghargaan untuk Guru dan Sekolah Berprestasi

Foto bersama antara Wali Kota Probolinggo dengan para penerima penghargaan. (Foto: Rifki/Humas dan Protokol Setda Kota Probolinggo)
image_pdfimage_print

MAYANGAN – Minggu (10/11) menjadi hari bersejarah bagi guru-guru tingkat SD dan SMP negeri/swasta di Kota Probolinggo. Ada empat kategori penganugerahan yang digelar Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) di tahun 2019.

Pemenang lomba Manajemen Berbasis Sekolah (MBS) kategori SMP diraih SMP Negeri 5; kemudian secara berurutan SMP Negeri 9; SMP Negeri 3; SMP Negeri 7; SMP Negeri 2 dan SMP Negeri 1. Untuk kategori SD ada SD Sukabumi 2; SD Sukabumi 4; SD Tisnonegaran 1; SD Kebonsari Kulon 1; SD Wonoasih 1 dan SD Triwung Lor 3.

Lomba berikutnya adalah Inovasi Tata Kelola SIPENA BOS (Sistem Pengendalian Dana Bantuan Operasional) dan Sekolah Berbasis Digital Berfokus pada Mutu Pembelajaran. Tingkat SMP dijuarai SMP Negeri 10; SMP Negeri 3; SMP Negeri 5. Sementara itu, pemenang lomba Inovasi Tata Kelola Sekolah Digital dijuarai SMP Negeri 4; SMP Negeri 5 dan SMP Negeri 10.

Pemenang lomba Sekolah Ramah Anak (SRA) tingkat SD yakni SD Sukabumi 2; SDD Tisnonegaran 1; SD Sukabumi 4; SDK Mater Dei; SD Sumber Taman 1 dan SD Sumber Wetan 1.

Untuk lomba Inovasi Pembejalaran bagi guru SD/SMP negeri dan swasta, di tingkat SD diraih Sri Banun Ike Purnamasari dari SD Jrebeng Lor 3; Desy Herawati dari SD Mangunharjo 7; Lilik Handayani dari SD Mangunharjo 4; Rahmad Rudianto dari SD Sukabumi 10; Siti Nuraini dari SD Riyadlus Sholihin dan faridah Hasanah dari SDn Sukoharjo 1.

Di tingkat SMP ada nama Fathur Rozi dari SMP Negeri 5; Liena Andiasari dari SMP Negeri 10; Isnuri Hidayati dari SMP Negeri 10; David Jonata dari SMP Negeri 8, Darmawan Ady dari SMP Negeri 5 dan Siti Maimuna SMP Negeri 1.

Wali Kota Habib Hadi saat memberikan sambutan pada acara panganugerahan lomba MBS. (Foto: Rifki/Humas dan Protokol Setda Kota Probolinggo)

Berbagai penganugerahan ini dilaksanakan untuk mendorong semua stakeholder melakukan inovasi di bidang pendidikan guna percepatan mutu pendidikan. “Meningkatkan mutu dan akses layanan pendidikan, manajemen sekolah yang akuntabel, transparan yang memberikan pelayanan publik berfokus pada mutu,” kata Kepala Disdikpora, Maskur dalam laporannya.

Wali Kota Probolinggo Hadi Zainal Abidin mengaku bangga dengan kreativitas sekolah-sekolah di wilayah kepemimpinannya. Dengan penganugerahan semacam ini, dapat mendorong dunia pendidikan yang lebih baik lagi.

“Daya persaingan yang sehat antar sekolah ini dibarengi ide kreatif inovasi. Terbukti dari hasil pemenang lomba, banyak sekolah di wilayah pinggiran Kota Probolinggo bermunculan dan menunjukkan prestasinya. Ini sangat bagus,” kata Habib Hadi-sapaan wali kota.

Habib Hadi berharap semua lembaga pendidikan terus meningkatkan kreativitas di masing-masing lembaga di Kota Probolinggo. “Manajemen sekolah terus dikembangkan disamping menyamakan fasilitas sarana dan prasarana. Lomba ini dapat memotivasi lomba agar lebih semangat lagi,” pesannya. (famydecta/humas)