Hari Ini, APBD-P 2017 Bisa Diserap

image_pdfimage_print

 

Penyerapan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) 2017 Kota Probolinggo, bisa dilakukan mulai hari ini, Senin 23 Oktober 2017. Informasi ini disampaikan Wali Kota Probolinggo, Rukmini saat menggelar rapat pembahasan hasil evaluasi Gubernur Jawa Timur terhadap Peratruran Daerah (Perda) Kota Probolinggo terkait APBD-P 2017. Meski demikian, Wali Kota menginginkan surat pertanggungjawaban laporan keuangan sebelum APBD P 2017 harus diselesaikan.

“Jangan terburu-buru (melakukan penyerapan anggaran), harus ada bukti SPJ sebelumnya selesai. Saya harap semua laporan sudah beres. Nanti kalau ada BPK (Badan Pemeriksa Keuangan) kita sudah siap. Jangan ada OPD yang sulit memberikan laporan keuangan,” harap Rukmini.

Rukmini menambahkan agar anggaran yang disusun tidak hanya dihabiskan untuk operasional. “Belanja pegawai tidak boleh lebih dari 50 persen. Saya juga berharap kita bisa merealisasikan hasil evaluasi Gubernur terkait infrastruktur. Kita masih 17 persen, padahal seharusnya anggaran infrastruktur sudah harus 35 persen. Kita harus berpikir bagaimana membelanjakan sesuai kebutuhan, bukan hanya menghabiskan uang,” tambah Wali Kota.

Sementara itu, Kepala Badan Pendapatan Pengelola Keuangan Aset Daerah (BPPKAD) Kota Probolinggo, Imanto mengakui ada keterlambatan penyerahan dokumen dari Pemerintah Kota Probolinggo ke DPRD Kota Probolinggo. “Tahun ini memang ada keterlambatan. Namun kita harus berkomitmen tahun depan hal ini tidak terjadi lagi. Terkait dengan pemeriksaan BPK, itu bulan maret jadi sudah harus siap semua laporan sebelum maret,” tegas Imanto. 

Selain itu, Imanto juga mengingatkan kepada OPD yang anggarannya belum masuk SIMRAL (Sistem Informasi Perencanaan, Penganggaran, dan Pelaporan). Menurut Imanto, kondisi itu akan menghambat proses pencairan APBD P 2017 bagi OPD yang bersangkutan. OPD tersebut di antaranya, Bagian Pembangunan Setda Kota Probolinggo, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Dinas Perumahan dan Permukiman, serta Dinas Kesehatan. (abdurhamzah/humas)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.