Sekda Kota Probolinggo Ninik Ira Wibawati saat membuka bazar pelayanan Kecamatan Mayangan. (Foto: Agus/Humas dan Protokol Setda Kota Probolinggo)
image_pdfimage_print

MAYANGAN – Bazar Pelayanan Majengan Berlari (Biaya Gratis Layanan Malam Hari) ketiga di tahun 2019 kembali digelar Kecamatan Mayangan, Senin (18/11) malam, di Jalan Ikan Paus, di depan Kantor Kecamatan Mayangan. Berbagai pelayanan, pameran produk UMKM dan hiburan dapat dinikmati di satu lokasi ini.

Di sepanjang jalan didapati bazar pelayanan dari lima kelurahan di Kecamatan Mayangan yaitu Mangunharjo, Jati, Mayangan, Sukabumi dan Wiroborang. Selain kelurahan juga terdapat pelayanan kesehatan dari klinik dan puskesmas yang ada di wilayah Mayangan. BPJS, PMI, Polsek Mayangan, Kodim 0820 pun tak ketinggalan menjadi pengisi bazar layanan.

Di sisi yang berbeda terdapat tenda UMKM binaan Kecamatan Mayangan serta pedagang makanan minuman. Sekda Kota Probolinggo drg Ninik Ira Wibawati yang mewakili Wali Kota Hadi Zainal Abidin, didampingi Camat Mayangan M. Abas dan Ketua TP PKK Mayangan Reni Abas meninjau stand satu per satu dan berbincang dengan mereka di stand.

“Kegiatan ini perlu diapresiasi sangat tinggi, bazar pelayanan Majengan Berlari. Banyak pelayanan kesehatan, PMI, klinik bhayangkara, BPJS, BPPKAD, Samsat dan semua pihak, terima kasih sekali sudah ikut dalam bazar pelayanan di Kecamatan Mayangan ini,” ujar Sekda Ninik yang mengaku terkesan dengan partisipasi berbagai pihak.

Sementara itu, Camat Mayangan M Abas mengungkapkan, pihaknya ingin memberikan pelayanan yang terbaik pada masyarakat dan ingin mendekatkan pemerintah dengan masyarakatnya. Maka diciptakanlah program Majengan Berlari sejak tahun lalu berlansung hingga sekarang.

Sekda Kota Probolinggo didampingi Camat Mayangan saat meninjau stand bazar. (Foto: Agus/Humas dan Protokol Setda Kota Probolinggo)

“Majengan Berlari, biaya gratis layanan malam hari. Berlari ini bisa berarti kami ingin yang terbaik, terdepan dalam memberikan pelayanan pada masyarakat. Kami juga ingin meningkatkan pelayanan dengan melibatkan seluruh unit layanan OPD, swasta bisa secara terpadu memberi pelayanan di malam hari,” jelas Camat Mayangan.

Abas bersyukur karena respon instansi yang ia gandeng begitu luar biasa. Klinik Bhayangkara, puskesmas dan Jasa Raharja pun memberikan pelayanan kesehatan gratis untuk masyarakat. “Di bazar pelayanan ini kami sekaligus mengenalkan UMKM yang selama ini jadi binaan di kecamatan untuk bisa mempromosikan produk unggulannya,” kata camat yang punya kesenian tradisional binaan ini.

Beberapa kelurahan nampak memberikan sejumlah pelayanan pada masyarakat di wilayahnya yang rela datang ke Jalan Ikan Paus. Kebanyakan warga mengurus legalisir, surat kematian, IMB, akte kelahiran hingga surat izin usaha. “Pelayanan ini sangat efektif untuk masyarakat. Mereka yang tidak bisa datang di pagi hari karena kesibukan bisa memanfaatkan Majengan Berlari setiap hari Senin. Di Majengan Berlari atau bazar ini masyarakat lebih mudah mengurus karena tidak perlu pengantar RT dan RW, jadi mempersingkat birokrasi,” jelas Lurah Jati, Endah Dwi Kumalasari.

Respon positif juga disampaikan Rifa, warga Jalan Serma Abdurahman, Kelurahan Mangunharjo. “Kegiatan ini menguntungkan dan mempermudah kami para warga khususnya di Mayangan. Sekali jalan, selain mengurus administrasi di stand kelurahan bisa kulineran dan jalan-jalan sekaligus dapat hiburan,” kata perempuan berusia 28 tahun itu.

Camat Abas juga sempat menyampaikan permintaan maafnya kepada masyarakat di sekitar lokasi bazar, jika kegiatan tersebut menganggu aktifitas warga lainnya. “Ya, kami mohon maaf. Namun kami melaksanakan kegiatan ini semata-mata untuk masyarakat. Dengan harapan perekonomian di sekitarnya sedikit demi sedikit ikut bergeliat,” imbuhnya. (famydecta/humas)