Wali Kota Habib Hadi saat menghadiri Mayangan bersholawat. (Foto:Famy/Humas dan Protokol Setda Kota Probolinggo)
image_pdfimage_print

MAYANGAN – Sebagai bentuk wujud syukur kepada Allah SWT, nelayan Mayangan menggelar sholawatan, Sabtu (23/11) malam di Perliman Mayangan, Kota Probolinggo. Ribuan jamaah mengikuti sholawatan bersama Dloul Mustofa Cahaya Rasulullah (DMCR) yang dihadiri Wali Kota Hadi Zainal Abidin.

Pasalnya, selain sholawatan beberapa rangkaian kegiatan pun dilaksanakan selama dua hari, 23-24 November. Yaitu istighosa, arak-arakan seni dan budaya lalu diakhiri petik laut sekaligus festival kapal hias.

Ketua Panitia Pelaksana H Jufri menjelaskan, pihaknya mendapat support dari Pemerintah Kota Probolinggo untuk menyelenggarakan kegiatan yang sudah vakum selama enam tahun, yaitu petik laut. Ada pesan yang tersirat dalam kegiatan yang begitu meriah ini.

“Supaya masyarakat Mayangan bisa bergerak bersama agar makmur, aman dan tentram karena sudah ada zona biru. Enam tahun kami diombang-ambingkan zona merah dan sekarang ada solusi dari KKP (Kementerian Kelautan dan Perikanan). Ini rasa syukur ada kebijakan yang melegakan dari KKP,” kata H Jufri.

Ratusan warga saat mengikuti bersholawat bersama DMCR. (Foto:Famy/Humas dan Protokol Setda Kota Probolinggo)

Kabar ini, kata Jufri, bukan hanya menguntungkan nelayan Mayangan saja tetapi seluruh nelayan di Indonesia. “Soal SIPI (Surat Izin Penangkapan Ikan) sudah ada solusi. Masyarakat senang. Kami berterimakasih kepada pemda yang sudah mendukung kegiatan ini,” jawabnya.

Sholawatan bersama KH Mas Imam Lukmanul Hakim ini dihadiri ribuan warga yang memadati jalan. Para jamaah menyerukan shalawat untuk mendapatkan berkah, tetap damai sejahtera dan selalu mendapat keselamatan.

Wali Kota Probolinggo yang hadir malam itu, ditemani kedua putranya nampak khusyuk ikut bersholawat. Menurutnya, sholawat sudah menjadi bagian kehidupan umat Muslim dimanapun. “Begitu banyak keistimewaan sholawat. Beberapa diantaranya mendatangkan ketenangan jiwa, mengingatkan diri kita kepada Rasulullah dan dengan bersholawat doa seorang hamba bisa terkabulkan. Sholawat untuk kebaikan dan keberkahan,” terang Habib Hadi. (famydecta/humas)