Ini adalah salah satu keindahan kapal milik peserta festival kapal hias. (Foto:Famy/Humas dan Protokol Setda Kota Probolinggo)
image_pdfimage_print

MAYANGAN – Setelah vakum sejak tahun 2015, festival kapal hias di Majengan kembali digelar, Minggu (24/11) pagi, di Pelabuhan Perikanan Pantai (PPP) Mayangan Kota Probolinggo. Alhasil, ribuan warga dari berbagi wilayah berjubel memadati kawasan pelabuhan. Bahkan akses menuju ke pelabuhan pun macet total karena banyaknya warga yang ingin ikut memeriahkan gelaran tersebut.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Tutang Heru Aribowo membenarkan jika kegiatan ini sudah vakum sekitar enam tahun lamanya. Kini, festival kapal hias digelar dengan begitu meriah sebagai rasa syukur atas hasil laut yang melimpah.

“Untuk melestarikan budaya pesisir juga dan memeringati Maulid Nabi Muhammad SAW. Kegiatan siang ini dapat mempererat silaturahim antar nelayan dan masyarakat Kota Probolinggo. Dan tidak main-main, jumlahnya ada 96 peserta kapal hias,” jelasnya.

Inilah suasana saat berlangsungnya festival kapal hias di Pelabuhan Perikanan Pantai (PPP) Mayangan Kota Probolinggo.(Foto:Welly/Humas dan Protokol Setda Kota Probolinggo)

Sebelumnya, di pagi hari dilaksanakan arak-arakan budaya yang terdiri 16 kelompok kesenian yang berjalan dari Kantor Kelurahan Mayangan sampai ke PPP Mayangan. Acara ini pun dimeriahkan dengan hiburan musik, pengajian dan santunan pada anak yatim.

Wali Kota Probolinggo Hadi Zainal Abidin yang hadir didampingi Dandim 0820 Letkol Inf Imam Wibowo, sejumlah kepala OPD dan Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kota Probolinggo Zainul Fatoni pun ikut berlayar menggunakan salah satu kapal hias menyusuri dermaga di kawasan PPP Mayangan.

“Petik laut dan festival kapal hias ini berpotensi mengangkat wisata di Kota Probolinggo. Tradisi semacam ini harusnya tetap dilestarikan. Budaya yang positif harus kita dukung untuk saling menghargai perbedaan menata kerukunan di kalangan masyarakat,” ujar Wali Kota Habib Hadi.

“Ke depan akan kita maksimalkan lagi dan menjadi destinasi wisata yang menarik bagi masyarakat,” sambungnya. Wali Kota Habib Hadi kemudian memotong tumpeng diserahkan kepada HSNI dan ketua panitia.
Juri telah mengumumkan kapal hias yang paling bagus sesuai kriteria penilaian yakni ide, kreatifitas dan artistik. Juara 1 diraih KM Kurnia Bahari 2 milik Nike Triana, juara 2 KM Sadewo milik Saeri dan juara 3 KM Paku Samudera pemilik Dewi Amina. (famydecta/humas)

Wali Kota Habib Hadi menyerahkan potongan tumpeng ke kepada HSNI dan ketua panitia. (Foto:Welly/Humas dan Protokol Setda Kota Probolinggo)