Jazz Museum 

 

MAYANGAN – Hiburan musik yang dikenal berkelas kembali digelar di Kota Probolinggo. Kali ini pecinta musik jazz dapat menikmatinya di pelataran Museum Probolinggo. Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) setempat menggelar Jazz Museum dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda Ke – 89, Minggu (5/11).  

Malam itu, nampak hadir Wali Kota Rukmini, Asisten Administrasi Umum Rey Suwigtyo, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Achmad Sudiyanto, dan beberapa Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Musik jazz kali ini benar – benar mengobati rindu para pecintanya di Kota Probolinggo. Ada dua panggung, satu panggung pertama untuk menghibur penonton dan panggung lainnya buat foto sport.

Dipanggung pertama, tampil beberapa musisi jazz dari Daily Brand dan Warna Band dari Kota Malang. Acara bertema Hari Sumpah Pemuda tersebut, didominasi oleh anak muda hingga orang tua yang terlihat sangat menikmati acara, tampak ada yang ikut bernyanyi  sambil bertepuk tangan.

Suasana semakin meriah ketika Daily Brand  menyanyikan lagu Payung Teduh “Akad”, dengan menampilkan yang vocalis  yang berparas  tampan dan energik.

Wali Kota Rukmini menegaskan, Pemerintah Kota Probolinggo terus mengupayakan musik jazz tidak hanya bisa dinikmati kalangan menengah atas saja, tapi untuk seluruh lapisan masyarakat. 

“Kita akan menggelar acara-acara seperti ini untuk menampung musisi jazz lokal serta menghadirkan jazz yang tidak bersifat ekslusive untuk kalangan tertentu. Semoga acara yang digelar Disbudpar ini memberikan warna dan makna untuk warga Kota Probolinggo. Dan semoga malam hari ini memberikan kesejukan  bagi kita semua,” ujarnya. 

Menurutnya, malam itu penonton begitu beragam. Ada yang tua dan muda. Rukmini mengaku kegiatan ini sengaja diadakan di Museum Kota Probolinggo  agar semua kalangan bisa menikmati. 

“Kemarin (beberapa waktu lalu) disini juga digelar ludruk remaja, keroncong, jula july remaja dan festival jaran bodhag. Untuk yang jaran bodhag ini nanti harus di setting lebih spektakuler lagi, lebih inovasi sekiranya lebih heboh, supaya bisa kita tampilkan secara regional maupun nasional,” tutur Rukmini. 

Dalam kesempatan itu, Wali Kota Rukmini juga menyumbangkan beberapa lagu nostalgia diantaranya lagu Cinta (Vina Panduwinata) dan lagu Pasrah (Ermi Kulit) yang diiringi Warna Band yang dikemas dengan alunan musik jazz. (mita/humas)