Kota Probolinggo Berhasil Terapkan Upsus Siwab

image_pdfimage_print

WONOASIH – Dalam menyukseskan Gebyar Upsus Siwab (Upaya Khusus Sapi Indukan Wajib Bunting) yang menjadi program Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur, Senin (6/11), Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Probolinggo menggelar sosialisasi cara pemeliharaan ternak sapi bunting dan gerakan pemeriksaan kebuntingan. 

Acara yang digelar di Pasar Hewan Kelurahan Jrebeng Kidul Kecamatan Wonoasih dihadiri Wali Kota Probolinggo Rukmini. Pagi itu, 200 peternak sapi se-Kota Probolinggo mengikuti sosialisasi tersebut.  

Tahun 2017, Kota Probolinggo telah diberi target dalam program Upsus Siwab, yakni 2.000 ekor ternak Sapi wajib di Inseminasi Buatan (IB). Dari ternak Sapi yang di IB sebanyak 1.680 ekor harus bunting dan melahirkan 1.350 ekor pedet. Sampai saat ini, Kota Probolinggo telah menjalankan target Upsus Siwab dengan melakukan Inseminasi Buatan (IB) sebanyak 2.168 ekor sapi. 1.085 ekor diantaranya positif bunting atau 65 % dari target. 100 ekor ternak sapi yang telah bunting didatangkan ke pasar hewan. 

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Sukarning Yuliastuti menjelaskan, sosialisasi ini diadakan untuk memotivasi peternak secara individu maupun kelompok cara beternak sapi dari tradisional ke modern, memberikan wadah dan fasilitas kepada peternak. “Membiasakan peternak untuk memeriksakan hewan ternaknya secara rutin, serta meningkatkan populasi swasembada daging dan ketahanan pangan,” jelasnya. 

Rukmini juga berharap dengan sosialisasi ini, peternak semakin paham cara merawat ternak sapi bunting, agar sapi ternaknya bisa melahirkan dan menghasilkan pedet yang sehat, normal, tidak cacat dan mengangkat nilai jual sehingga meningkatkan pendapatan. 

“Sebagai bentuk apresiasi Pemerintah Kota Probolinggo kepada peternak sapi betina, saya akan memberikan hadiah kepada peternak pada kategori sapi induk produktiv. Pelihara terus sapi dan pedetnya, tahun depan saya akan adakan kontes ternak dan panen pedet,” ungkap Rukmini. 

Penilaian kepada sapi induk produktiv telah dilakukan juri sejak malam sampai keesokannya harinya, sehingga pagi itu juga Rukmini langsung menyerahkan piala dan penghargaan kepada para pemenang. Juara I sapi induk produktiv milik Buari Agus Arifin warga Kelurahan Jrebeng Lor, Kecamatan Kedopok. Juara II Samat Wahyudi warga Kelurahan Sumber Taman, Kecamatan Wonoasih sedangkan Juara III sapi induk produktiv milik Soleman warga Kelurahan Pakistaji, Kecamatan Wonoasih. Untuk Sapi Induk Produktiv Juara IV milik Sio warga Sumber Taman, Kecamatan Wonoasih dan Juara ke-V Suyed warga Kelurahan Pohsangit Kidul, Kecamatan Kademangan. (malinda/humas)

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.