Pencanangan Kesatuan Gerak PKK KB Kesehatan 

image_pdfimage_print

 

KEDOPOK – Masih ada permasalahan yang harus dibenahi dalam penyelenggaraan Posyandu ataupun taman posyandu, seperti permintaan bantuan sarana prasana posyandu yang kunjung diterima, permintaan untuk menambah fasilitas layanan di Posyandu Usila (tidak hanya cek tekanan darah, tapi juga gula darah dan cek kolesterol). 

Hal tersebut terungkap saat cangkru’an Wali Kota Probolinggo Rukmini bersama masyarakat, Kamis (9/11). “Kalau bisa para kader Posyandu juga diberi pelatihan tentang cara pembuatan APE (Alat Permainan Edukatif) untuk anak-anak Posyandu,” pinta salah satu kader Posyandu dari Kelurahan Jati. 

Permintaan-permintaan langsung direspon oleh wali kota dengan menyuruh para camat untuk mengakomodir permintaan bantuan untuk Posyandu. “Tolong untuk para camat untuk mendata dan membantu kebutuhan dari Posyandu di daerah masing-masing,” kata wali kota.

Dalam cangkru’an kali ini juga wali kota mencanangkan Kesatuan Gerak PKK KB Kesehatan. Kegiatan ini meliputi pelayanan pemasangan implan dan IUD gratis secara serentak di seluruh Puskesmas selama bulan Oktober sampai dengan bulan Desember.  “Selain itu juga ada mobil pelayanan yang siap untuk melayani pemasangan implan,” lanjut Rukmini. Selain itu juga ada kegiatan bazaar UP2KS (Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Sejahtera) dan penyuluhan kesehatan untuk para kader posyandu. 

Wali Kota Rukmini sangat mengapresiasi adanya kegiatan ini dan berharap diadakan setiap tahun. “Karena kita harus meningkatkan peserta KB baru, jangan hanya peserta KB lama yang dilayani,”kata Rukmini. 

Dia juga berpesan kepada anggota PKK untuk tidak pernah bosan untuk memberi penyuluhan kepada warga tentang program KB. “Kita harus meningkatkan peran dasa wisma dalam gerakan masyarakat hidup sehat dan peningkatan cakupan peserta KB baru di Kota Probolinggo, sesuai dengan tema yang diambil untuk kegiatan Kesatuan Gerak PKK KB Kesehatan kali ini,” kata Rukmini. Dia juga berpesan kepada para ibu-ibu untuk lebih berhemat dan berkreasi demi meningkatkan taraf hidup keluarga.

Menurut Kepala Dinas Kesehatan Kota Probolinggo, Ninik Ira Wibawati mengatakan kegiatan ini merupakan suatu cara untuk melakukan intensifikasi peran serta lintas sektor untuk meningkatkan gerakan masyarakat hidup sehat dan peserta KB baru. 

“Kegiatan ini bertujuan untuk lebih mengaktifkan/mengikutsertakan dasa wisma yang ada di setiap kelurahan untuk ikut meningkatkan kualitas dan kuantitas kegiatan terkait PHBS (Perilaku Hidup Bersih dan Sehat) dan Posyandu,” kata Ninik. Cangkru’an yang digelar di GOR Mastrip ini diikuti oleh 458 orang yang terdiri dari para kader Posyandu se-kota Probolinggo dan perwakilan satker di lingkungan Pemerintah Kota Probolinggo. (hariyantia/humas)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.